BKPSDM Blitar Buka 300 Formasi CPNS dan PPPK 2024

BKPSDM Blitar Buka 300 Formasi CPNS dan PPPK 2024

Kabar gembira datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Jawa Timur. Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemkot Blitar telah mengajukan sebanyak 300 formasi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala BKPSDM Kota Blitar, Kusno. Ia menyebutkan bahwa jumlah formasi yang diusulkan meliputi tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Jumlah dan formasi yang diusulkan hampir sama dengan usulan pada seleksi PPPK Tahun 2023 lalu.

“Tahun ini, kami usulan sekitar 300-an formasi pada pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK 2024,” ungkap Kusno pada Jumat (2/2/2024).

Lebih lanjut, Kusno menjelaskan bahwa usulan formasi tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sesuai dengan batas akhir pengajuan usulan formasi pada 31 Januari 2024. Namun, jumlah formasi yang disetujui oleh Kemenpan RB masih menunggu proses evaluasi.

“Sudah kami usulkan ke Menpan RB, dan kami menunggu keputusannya. Yang jelas, usulan ini juga sudah disesuaikan dengan kesiapan anggaran di Kota Blitar,” jelas Kusno.

Meskipun demikian, Kusno menegaskan bahwa jumlah formasi yang diusulkan belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkot Blitar. Hal ini dikarenakan hampir setiap tahun, rata-rata terdapat sekitar 125 pegawai di lingkungan Pemkot Blitar yang memasuki masa pensiun.

Prioritas Formasi Guru, Tenaga Kesehatan, dan Teknis dalam Seleksi CPNS-PPPK Blitar 2024

Dalam mengajukan usulan formasi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memprioritaskan kebutuhan pegawai pada beberapa bidang tertentu. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar, Kusno.

Kusno menyampaikan bahwa dari total 300 formasi yang diusulkan Pemkot Blitar kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), sebagian besar akan dialokasikan untuk formasi tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Prioritas ini didasarkan pada kondisi kekurangan pegawai yang paling banyak saat ini terjadi pada ketiga bidang tersebut.

“Sebanyak 300 formasi yang kami usulkan, yaitu, tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Karena, kekurangan pegawai paling banyak saat ini untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis,” terang Kusno.

Langkah prioritas ini sebenarnya sudah diterapkan pada seleksi PPPK Tahun 2023 lalu. Pada kesempatan tersebut, Kota Blitar mendapat kuota sebanyak 327 formasi dengan rincian 144 formasi guru, 123 formasi tenaga kesehatan, dan 60 formasi tenaga teknis.

Meskipun jumlah formasi yang diusulkan untuk seleksi CPNS dan PPPK 2024 ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, Kusno mengakui bahwa jumlah tersebut belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkot Blitar. Namun, Pemkot Blitar harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran dalam melakukan rekrutmen pegawai.

“Jumlah formasi yang diusulkan sebenarnya belum mencukupi kebutuhan kekurangan pegawai di lingkungan Pemkot Blitar. Karena hampir tiap tahun, rata-rata terdapat sekitar 125 pegawai di lingkungan Pemkot Blitar yang masuk masa pensiun. Namun, Pemkot Blitar juga harus menyesuaikan kemampuan anggaran dalam melakukan rekrutmen pegawai,” jelas Kusno.

Dengan memprioritaskan formasi guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis, Pemkot Blitar berharap dapat memenuhi kebutuhan pegawai pada bidang-bidang yang paling kritis. Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, yang merupakan sektor vital bagi masyarakat.

Copywritter, Freelancer dan Penulis. Senang Membaca dan Berbagi Informasi.