Yuk, Lebih Mengenal SSCASN dan Instansi yang Mewajibkan Tes TOEFL 2021/2022

Yuk, Lebih Mengenal SSCASN dan Instansi yang Mewajibkan Tes TOEFL 2021/2022

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Yuk, Lebih Mengenal SSCASN! ~ Dengan sistem yang serba digital, pada tahun ini pemerintah menetapkan bahwa sistem pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil dan PPPK akan menggunakan sistem satu pintu. Yakni mendaftar melalui portal website resmi SSCASN atau Sistem Seleksi Calon ASN yang dapat diakses melalui sscasn.go.id.

Meski sistem digital ini dinilai lebih ringkas dan efektif, terlebih dalam masa pandemi yang meminimalisir pergerakan masyarakat, namun masih banyak calon pelamar yang merasa sistem ini masih membingungkan untuk digunakan.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Nah, kali ini kami akan membawa pembaca sekalian untuk lebih mengenal apa itu SSCASN. Penasaran? Yuk, simak artikel di bawah ini!

Apa Itu SSCASN?

Seleksi Calon Aparatur Aparatur Sipil Negara atau yang lebih dikenal dengan singkatan SSCASN merupakan situs website resmi yang dibuat oleh panitia penyelenggara tes CPNS dan PPPK. Situs website ini dibuat dengan tujuan agar calon pelamar CPNS dan PPPK tahun 2021 lebih mudah mendaftar dalam seleksi CPNS tahun ini. Website SSCASN dikelola resmi oleh Badan Kepegawaian Negara atau BKN.

Selain memudahkan pendaftaran, dengan satu portal sebagai sistem pendaftaran, BKN dengan mudah menyalurkan informasi calon pelamar sesuai dengan formasi jabatan yang diinginkan kepada instansi pemerintah pusat maupun daerah yang membuka kesempatan kerja tersebut. Jadi, proses seleksi akan jauh lebih cepat dan efisien, baik bagi calon pelamar maupun untuk instansi pemerintah.

Fakta Seputar SSCASN

Selain menjadi portal utama dan satu-satunya untuk pendaftaran CPNS dan PPPK, berikut adalah beberapa fitur dan layanan yang dapat dinikmati oleh calon pelamar. Apa saja?

a. Bebas Akses Seluruh Informasi

Dalam portal SSCASN, juga tersedia beberapa informasi penting berkaitan dengan seleksi CPNS dan PPPK. Nah, dengan mengkses SSCASN, calon pelamar dapat dengan mudah mengakses seluruh informasi penting tanpa repot mencari di portal berita lainnya. Sudah pasti jelas, aman dan terjamin kebenarannya. Di periode sebelumnya, calon pelamar hanya dapat melihat ketersediaan formasi jabatan pada masing-masing instansi. Sedang kali ini, calon pelamar berhak mengakses seluruh informasi dari keseluruhan prosesi seleksi CPNS dan PPPK.

b. Face Recognition

Fitur kedua yakni face recognition atau fitur pengenalan wajah. Face recognition ditambahkan dengan tujuan untuk mengidentifikasi wajah calon peserta yang melakukan ujian, sehingga dapat meminimalisir tindakan kecurangan saat pelaksanaan ujian, seperti joki ataupun calo. Penambahan fitur ini juga meningkatkan kualitas akuntabilitas dan transparansi dari pelaksanaan tes CPNS-PPPK.

Face recognition ini nantinya dapat mengenali dan menganalisa wajah pelamar, apakah yang mengerjakan ujian sama dengan data diri yang telah diinput atau diunggah pada situs SSCASN. Dengan begitu, pelaksanaan ujian semakin efisien meski dilaksanakan dalam waktu dan tempat yang berbeda.

c. Pelamar Tidak Perlu Mengunggah Dokumen

Dilansir dari kompas.com pada 25 Maret 2021, peningkatan teknologi dan fitur pada website resmi SSCASN memungkinkan calon pelamar untuk tidak mengunggah atau mengupload beberapa dokumen, seperti ijazah, Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), serta Surat Tanda Registrasi (STR) pada saat melakukan pendaftaran.

Hal ini memungkinkan untuk dilakukan karena portal website SSCASN akan terintegrasi atau terhubung dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Dukcapil, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristekdikti), Kementerian Kesehetan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam mengumpulkan berkas atau dokumen penting terkait syarat pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2021.

Dengan begitu, sistem pendaftaran akan semakin mudah, cepat dan berjalan dengan efisien akibat integrasi antara panitia penyelenggara dengan beberapa kementerian terkait. Namun, calon pelamar tetap harus memiliki bukti fisik dari apa yang mereka laporkan atau kumpulkan pada proses pendaftaran. Misalnya, transkrip nilai, ijazah, KTP, hingga kartu keluarga.

d. Fitur Portal Akun, Dashboard dan Pendaftaran

Seperti website pendaftaran pada umumnya, SSCASN juga dilengkapi dengan beberapa menu yang terkumpul dalam menu utama. Hal ini untuk menunjang kinerja website itu sendiri dan mengoptimalkan proses pendaftaran yang akan dilakukan oleh calon pelamar CPNS dan PPPK tahun 2021.

Dalam beritanya pada tanggal 6 Maret 2021, kompas.com mengabarkan bahwa situs SSCASN memiliki fitur dashboard yang dikhususkan untuk petugas atau panitia penyelenggara dalam menjaring pendaftaran pada proses pendaftaran nantinya. Dengan portal website ini, Instansi dan Panselnas terkait dapat ikut mengawasi dan mengawal jalannya pendaftaran maupun pengolahan nilai melalui fitur dashboard pada website SSCASN ini.

Sedangkan fitur Portal Akun dan Pendaftaran ditujukan untuk calon pelamar yang mengakses website SSCASN. Fitur atau layanan tersebut difungsikan sebagai wadah bagi para calon pelamar mengawasi dan melihat proses sekaligus hasil verifikasi berkas administrasi, juga sebagai tempat pengumuman kelulusan calon pelamar.

Untuk menggunakan fitur ini, calon pelamar hanya butuh mendaftar pada portal website dan masuk ke menu atau fitur Portal Akun dan Pendaftaran untuk mengakses informasi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

e. Fitur Pengolahan Hasil Seleksi dan Fitur Verifikasi

Yang terakhir yakni layanan atau fitur Pengolahan Hasil Seleksi dan Fitur Verifikasi. Layanan ini untuk mengetahui Hasil Seleksi dari SKD dan SKB yang telah dilakukan oleh calon pelamar. Pada fitur ini, nantinya akan dilakukan pemrosesan nilai yang masuk tanpa adanya campur tangan orang lain atau pihak ketiga. Semua murni diolah secara digital. Fitur Pengolahan Hasil Seleksi hanya dapat diakses oleh pihak panitia dan tidak dapat diakses oleh calon pelamar.

Sedangkan fitur atau layanan Verifikasi disediakan dengan tujuan digunakan instansi terkait dalam melakukan verifikasi atau melihat sah atau tidaknya berkas administrasi yang dikumpulkan oleh calon pelamar secara online sesuai dengan persyaratan dan kualifikasi dari instansi tersebut.

Perlu diingat bahwa masing-masing instansi dan formasi jabatan memiliki syarat khusus yang berbeda antara satu instansi dengan instansi yang lain, juga antara satu formasi jabatan dengan formasi jabatan lainnya. Biasanya, banyak calon pelamar yang dinyatakan Tidak Lolos atau gugur pada seleksi administrasi akibat tidak memenuhi persyaratan yang ada atau tidak sesuai dengan kualifikasi yang dicari oleh instansi tersebut.

Calon pelamar diharapkan mengerti betul persyaratan pada masing-masing formasi jabatan dan instansi pemerintah yang dituju, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah agar dapat lolos ke tahap seleksi selanjutnya dan dinyatakan lolos verifikasi berkas.

Dengan waktu yang masih tersedia, para calon pelamar baiknya mencari informasi apa saja berkas utama dan berkas pendukung dari formasi jabatan dan instansi yang dituju agar pada saat masa pendaftaran dapat mengumpulkan dengan lengkap dan sesuai dengan arahan yang ada.

Berkas pendukung dari instansi dapat berupa Sertifikat Pendidik, Surat Tanda Registrasi, Sertifikat TOEFL atau IELTS, SKCK, Surat Keterangan dari rumah sakit atau puskesmas untuk beberapa formasi jabatan, ataupun surat keterangan dari kantor atau tempat calon pelamar bekerja dengan dilengkapi tanda tangan dari pihak yang dijelaskan dalam persyaratan instansi.

Tes TOEFL untuk Tes CPNS 2021

Beberapa instansi memberi persyaratan penyertaan sertifikat TOEFL sebagai bukti bahwa calon pelamar memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan benar. Sebagai aparatur negara, calon pegawai negeri sipil wajib menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa universal dan internasional yang kelak akan digunakan dalam bekerja.

Persyaratan tersebut terbatas pada beberapa instansi pemerintah yang bersinggungan langsung dengan pihak-pihak dari negara lain, alias tidak semua instansi pemerintah mewajibkan calon pelamar menyertakan sertifikat TOEFL.

Pada artikel kali ini, kami akan memberi sedikit informasi mengenai TOEFL untuk CPNS dan instansi pemerintah mana saja yang mewajibkan syarat tes TOEFL. Yuk, simak artikel di bawah ini!

Apa Itu TOEFL?

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as Foreign Language. Tes ini memiliki fungsi untuk mengukur kemampuan dan kecakapan peserta dalam menguasai bahasa Inggris. Tes TOEFL di Indonesia diselenggarakan oleh IIIEF atau Indonesian International Education Foundation yang bekerjasama dengan ETS atau Educational Testing Service selaku pemilik hak paten TOEFL.

Dalam menyelenggarakan tes TOEFL, pihak IIEF melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia. Seperti universitas, akademi, LPK dan sejenisnya yang telah memenuhi persyaratan dari ETS.

ETS telah mendapatkan copyright atau hak milik dari tes TOEFL sejak didirikan pada tahun 1947 di Princeton, New Jersey , Amerika Serikat. Oleh karena itu, sertifikat TOEFL yan g dianggap sah dan resmi hanya sertifikat dengan mencantumkan logo dari ETS.

Pada umumnya, tes TOEFL mempunyai empat komponen materi tes. Yakni listening, writing, reading dan speaking. Peserta diberi waktu pengerjaan total selama 3 hingga 4 jam lamanya. Tes TOEFL sendiri memiliki beberapa jenis, antara lain:

Internet Based Test atau TOEFL IBT
Computer Based Test atau TOEFL CBT
Paper Based Test atau TOEFL PBT
TOEFL Prediction
TOEFL Preparation

Biaya tes TOEFL sangat beragam, bergantung lembaga penyedia layanan tes serta letak dari lembaga tersebut, atau dapat dikatakan beda wilayah memiliki harga tes yang berbeda pula. Umumnya, sekali tes TOEFL memerlukan biaya 550.000 rupiah. Dengan harga yang cukup mahal, peserta biasanya terlebih dulu mengikuti kursus atau les bimbingan agar dapat lolos skor minimal kelulusan dalam sekali tes.

Komponen Soal Tes TOEFL

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat empat komponen dari tes TOEFL. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

a. Listening
Pada komponen ini menguji kemampuan mendengar dan memahami bahasa Inggris peserta tes. Untuk menyelesaikan dengan baik, peserta dapat mendapatkan ide dari keseluruhan situasi yang dijelaskan dalam audio listening. Seperti siapa pembicara dan siapa yang terlibat dalam percakapan, dimana percakapan dilakukan, dan mengapa mereka membicarakan topik tersebut.

b. Reading
Komponen ini menguji kecakapan peserta tes dalam memahami teks bacaan dalam bahasa Inggris dan bagaimana mereka mengolah informasi dari bacaan tersebut – termasuk memahami, menganalisa dan menginterpretasi teks. Umumnya, teks dalam tes TOEFL menggunakan teks dengan topik umum yang banyak dipahami.

c. Structure and Written Expression
Komponen ini umumnya muncul dalam tes TOEFL PBT. Terdapat 40 butir soal yang terbagi dalam 15 soal structure – membahas materi yang berhubungan dengan subjek dan predikat, reduced sentence, appositives, conjunction dan inversi. 25 butir soal berupa written expression yang berkaitan dengan kata kerja, parallel structure, passive voice, superlatives dan comparative, kata ganti, kata depan, kata benda, kata sifat, artikel dan kata keterangan.

d. Speaking
Komponen ini meminta peserta mengemukakan pendapat mengenai topik yang telah disiapkan. Peserta juga diminta membaca bacaan pendek, mendengarkan percakapan tentang kehidupan perkuliahan, dan menjawab pertanyaan yang memuat informasi yang telah diberikan. Biasanya, peserta diberi waktu 20 menit untuk menyelesaikan komponen tes ini.

Tes TOEFL untuk CPNS

Adapun instansi pemerintahan yang menggunakan sertifikat TOEFL sebagai salah satu syarat dokumen adalah sebagai berikut:

  1. Kementerian Koordinator PMK

Pelamar dalam semua formasi yang mendaftar ke Kementerian Koordinator PMK wajib menyertakan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450. Atau setara dengan Computer Based TOEFL 133, atau Internet Based 15, atau TOEIC 405 dan IELTS 5,5.

Masa berlaku sertifikat setidaknya tidak lebih dari dua tahun sebelum mendaftar CPNS.

  1. Kementerian Perindustrian

Pelamar dalam semua formasi wajib menyertakan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 475 untuk divisi guru dan dosen dan skor minimal 500 untuk Unit Kerja Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional.

  1. Kementerian PUPR

Di tahun 2019, Kementerian PUPR mewajibkan pelamar CPNS melampirkan sertifikat resmi TOEFL dengan minimal skor 450, yang setara dengan IELTS 5, TOEFL IBT 35 dan TOEIC 405.

  1. Kementerian Komunikasi dan Informatika

Di tahun yang sama, Kementerian Komunikasi dan Informatika mewajibkan calon peserta dengan lulusan Strata-1 atau S1 dan Strata-2 atau S2 formasi umum, lulusan terbaik, serta penyandang disabilitas, melampirkan bukti skor TOEFL minimal 450. Skor ini setara dengan IELTS 4, dan TOEIC 605.

Penyertaan sertifikat TOEFL ini tidak berlaku bagi putra/putri Papua dan Papua Barat.

  1. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Dalam tahun yang sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mewajibkan lampiran sertifikat TOEFL untuk 50 formasi wajib, yakni TOEFL ITP, TOEFL PBT, TOEFL Prediction atau TOEFL like. Skor minimal adalah 450 setara 133 untuk TOEFL CBT, 45 untuk TOEFL IBT, IELTS 4,5 dan TOIEC 40.

Untuk pelamar selain jabatan Pengamat Gunung Api, formasi disabilitas, serta formasi putra/putri Papua dan Papua Barat, skor ini tidak perlu dilampirkan.

  1. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Melalui Tes CPNS 2019, KPPA mewajibkan calon tenaga kerja untuk melampirkan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 400 dengan TOEFL ITP atau PBT (Paper-Based Test). Skor ini setara dengan TOEFL CBT (Computer-Based Test) 133, TOEFL IBT 45, IELTS 4, TOIEC 405, serta TOEFL Prediction 450.

TOEFL ini tidak berlaku untuk putra/putri Papua dan Papua Barat.

  1. Badan Kepegawaian Negara

BPN mewajibkan calon tenaga kerja melalui Tes CPNS untuk melampirkan skor TOEFL, TOEFL Prediction, atau TOEFL Preparation dengan skor minimal 450. Yakni setara dengan 45 untuk TOEFL IBT, 133 untuk TOEFL CBT, 5,5 untuk IELTS, dan 405 untuk TOEIC.

  1. Badan Koordinasi Penanaman Modal

Peserta Tes CPNS wajib melampirkan skor TOEFL minimal 450 atau dengan skor IELTS yang setara.

Sebelum mendaftar dan menyertakan sertifikat TOEFL, diharapkan para pelamar atau peserta memastikan bahwa sertifikat yang dimiliki tidak kadaluarsa atau tidak lebih dari dua tahun lamanya. Sertifikat tes TOEFL dikatakan masih berfungsi skor yang tertera hanya dalam jangka waktu dua tahun. Hal ini dikarenakan dengan berjalannya waktu, kemampuan bahasa Inggris seseorang dapat berubah dengan berbagai alasan dan latar belakang. Jadi, pastikan sertifikat TOEFL kalian masih berlaku ya!

Bagikan :
Back to top