Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 ~ Akhirnya yang dinantikan telah tiba, bahwa bukaan CPNS dan PPPK baik itu PPPK Guru maupun Non Guru telah resmi dibuka sejak Rabu, 30 Juni 2021 Pukul 18.30 WIB.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Ketiga pendaftaran tersebut (CPNS, PPPK Guru dan PPPK Non Guru) dibuka dalam satu portal yakni SSCASN yang pada proses pendaftarannya diawali dengan membuat akun di web tersebut. Lalu bagaimana caranya membuat akun dan apa saja yang perlu dilakukan sebelum masuk ke proses pembuatan Akun SSCASN bagi calon peserta seleksi.

Berikut kami berikan beberapa langkah yang dapat membantu dalam proses pendaftaran seleksi CPNS maupun PPPK 2021.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Langkah Pertama :

Cek pengumuman formasi instansi yang akan dipilih oleh teman-teman, caranya masuk ke laman https://data-sscasn.bkn.go.id/periode, kita memanfaatkan kolom pencarian kemudian ketik nama instansi misalnya : “Kab. Malang”. Langkah ini dilakukan HANYA untuk memastikan instansi yang akan kita daftar sudah resmi membuka pendaftaran peserta.

Langkah kedua :

Mempelajari alur pendaftaran seleksi di https://sscasn.bkn.go.id/alur, ada 3 kategori yang bisa dipilih yakni PPPK Guru, CPNS dan PPPK Non Guru.

Alur untuk PPPK Guru, CPNS dan PPPK Non Guru hampir sama untuk tahap awal meliputi Daftar Akun lalu Daftar Formasi, setelahnya Seleksi Administrasi. Poin pentingnya adalah pada tahap Daftar Formasi.

Daftar Formasi untuk Alur PPPK Guru :

  • Pilih jenis seleksi PPPK Guru
  • NIK anda akan dicek pada data DAPODIK
    Bagi anda yang datanya sudah ada Data Kualifikasi Pendidikan dan/atau Sertifikat Pendidik nya pada DAPODIK, maka dapat melanjutkan pemilihan Formasi
  • Bagi anda TH K-II, Lulusan PPG dan Guru Swasta, maka anda harus melakukan validasi Kualifikasi Pendidikan pada link yang disediakan pada saat pengecekan DAPODIK
  • Anda dapat melanjutkan pemilihan formasi setelah DAPODIK pada sistem INFOGTK menyelesaikan validasi Kualifikasi Pendidikan, dengan login kembali pada SSCASN kurang lebih 3×24 jam dari unggah dokumen validasi pada Sistem INFOGTK.
  • Pemilihan Jabatan yang tersedia berdasarkan Surat Edaran Dirjen GTK terhadap Sertifikat Pendidik dan/atau Kualifikasi Pendidikan yang anda miliki
  • Lengkapi data yang harus diisi
  • Unggah dokumen
  • Cek resume dan akhiri pendaftaran
  • Cetak Kartu Informasi Akun dan Kartu Pendaftaran Akun

Sedangkan untuk Daftar formasi alur CPNS dan PPPK Non Guru prosesnya sama meliputi :

  • Pilih jenis seleksi
  • Pilih formasi
  • Unggah dokumen
  • Cek resume dan akhiri pendaftaran
  • Cetak Kartu Informasi Akun dan kartu Pendaftaran Akun

Tapi ingat sebelumnya buat Akun SSCASN terlebih dahulu, langkahnya :

  • Pelamar mengakses Portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id
  • Buat akun SSCASN
  • Login ke akun SSCASN yang telah dibuat
  • Lengkapi biodata dan unggah swafoto

Jika 2 Langkah diatas sudah selesai dilakukan, SELAMAT anda telah terdaftar sebagai Calon Peserta Seleksi CPNS/PPPK 2021. Tinggal menunggu pengumuman seleksi administrasi.

Disclaimer : SSCNBKN.win bukan web resmi panitia CPNS, dan tidak pernah menjanjikan bisa “membantu” meluluskan peserta atau yang lainnya sebab kelulusan peserta hak mutlak dari panitia seleksi yang tidak bisa diganggu gugat. Jika ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win meminta sejumlah uang dengan alasan apapun, itu bukan dari pihak kami, sudah dipastikan penipuan, jangan percaya. Terima kasih

Informasi Sebelumnya mengenai Jadwal Rilis Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Kabar bukaan CPNS beserta jadwalnya sudah ramai beredar namun kenapa pada saat akses website SSCASN BKN belum ada link untuk mendaftar?

Ketika kita masuk ke laman resmi SSCASN ternyata ada keterangan “Soon” yang dalam bahasa Inggris artinya segera.

Lah koq “segera” terus? Kapan pastinya.

Dilansir dari Kompas.com bahwa menurut pernyataan dari BKN melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono bahwa :

Pendaftaran CASN 2021 (CPNS, PPPK Guru dan PPPK Non Guru) akan dimulai pada Rabu Sore (31 Juni 2021).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai waktunya, beliau menjawab Pukul 6.30 (18.30) WIB.

Sembari menunggu sore ini apa saja yang perlu disiapkan jika ingin melamar tes CPNS maupun PPPK 2021?

Dokumen yang diunggah menurut info dari laman SSCASN, baik untuk CPNS, PPPK guru maupun non-guru, dokumen persyaratan yang bakal diunggah adalah sama, yakni:

  • Scan PasFoto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg
  • Scan Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg
  • Scan KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg
  • Scan Surat Lamaran maksimal 300 Kb bertipe file pdf
  • Scan Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf
  • Scan Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf
  • Scan Dokumen Pendukung lainnya maksimal 800 Kb bertipe file pdf.

Lanjut ke daftar/login SSCASN 2021

Lebih Mengenal Sistem CAT untuk Tes CPNS dan PPPK 2021

Tes penerimaan aparatur negeri sipil dalam formasi PNS dan PPPK akan segera dimulai. Pemerintah telah resmi menyatakan bahwa sistem seleksi nantinya akan menggunakan CAT – Computer Assisted Test atau metode berbasis komputer. Dengan serba digital, diharapkan pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan cepat, efisien dan transparan karena pelaksanaan ujian menggunakan beberapa fitur yang memungkinkan minimnya proses kecurangan dalam pengerjaan. Seperti penggunaan calo atau joki ujian CPNS dan PPPK.

Meski begitu, beberapa pihak masih belum memahami betul bagaimana seleksi dilaksanakan dengan basis komputer dan bagaimana cara kerja dari CAT sendiri. Tapi tenang, di artikel kali ini, kami akan membahas apa itu CAT dan fakta seputar CAT sebagai metode penyelesaian ujian seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021.

Penasaran? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Apa Itu CAT?

Dilansir dari website resmi Kementerian PANRB, yang dimaksud dengan CAT adalah tes dalam seleksi CPNS berbasis komputer, dimana nilai dari tes tersebut dapat diawasi langsung oleh masyarakat umum saat peserta mengerjakan soal atau setelah tes berlangsung.

CAT sendiri sudah digunakan sejak seleksi CPNS tahun 2013 silam, dimana penggunaannya diiringi harapan agar negara mendapat sumber daya manusia (SDM) yang baik dan professional, yang dapat turut memajukan Indonesia.

CAT merupakan suatu metode seleksi menggunakan bantuan media komputer yang difungsikan untuk mendapat standar minimal kompetensi dasar yang diaplikasikan dalam seleksi CPNS. Metode ini digunakan dengan tujuan mendapatkan Aparatur Sipil Negara atau ASN yang mempunyai etika profesi, nilai dasar, serta professional dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

Metode CAT tidak hanya digunakan untuk seleksi CPNS dalam Formasi Umum, melainkan juga diterapkan dalam Formasi Khusus seperti Putra/Putri Lulusan Terbaik Dengan Predikat “Cumlaude”, Penyandang Disabilitas, Diaspora, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, serta tenaga pengamanan siber (cyber security).

Bagaimana Cara Kerja CAT?

Penggunaan metode CAT merupakan pelengkap dari rangkaian seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 ini. Dalam ruang tes, nantinya setiap peserta akan mendapat soal yang berbeda dengan peserta lain meski meja mereka bersebelahan. Meski diawasi oleh sedikit petugas pengawas, nantinya akan tersedia monitor CCTV yang tersedia dalam ruang pengawas. Dengan begitu, pengawas lainnya dapat mengawasi jalannya tes seleksi meskipun tidak berada dalam ruangan yang sama dengan para peserta. Penggunaan CCTV membantu jalannya tes agar tetap aman, kondusif dan adil.

Sebelum memasuki ruangan, peserta akan diperiksa secara detail untuk meminimalisir membawa barang yang dilarang dan barang berlebih. Nantinya, para peserta hanya diperbolehkan membawa Kartu Tanda Penduduk asli dan kartu peserta seleksi CPNS. Barang-barang lainnya disimpan dalam tas yang telah dititipkan pada petugas penyelenggara.

Masyarakat atau pengantar dapat menyaksikan hasil secara langsung atau real time selama peserta mengerjakan tes tersebut dengan media layar monitor yang akan disediakan di luar ruangan tes. Tes berlangsung dalam waktu 90 menit, kecuali untuk pelamar Formasi Khusus Penyandang Disabilitas, terutama penyandang disabilitas sensorik netra. Apabila waktu yang ditentukan habis, maka laman soal akan otomatis tertutup dan nilai akan langsung diterima oleh peserta.

Dalam waktu 90 menit tersebut, peserta akan diberi pertanyaan 100 butir soal SKD. Soal tersebut akan terbagi dalam tiga kelompok, yaitu 30 tes wawasan kebangsaan (TWK), 35 soal tes intelegensi umum (TIU) dan 35 soal tes karakteristik pribadi (TKP).

Tips mengerjakan tes CPNS menggunakan CAT adalah dengan mendahulukan mengerjakan soal TWK dan TKP karena jenis soal TIU memerlukan waktu yang lebih lama sebagai soal hitungan. Dengan begitu, peserta dapat mengoptimalkan waktu pengerjaan dan tidak bentrok dengan batas akhir waktu pengerjaan.

Fakta Metode CAT

  1. Lebih Efektif dan Efisien

Menggunakan sistem digital tidak melulu menyusahkan, asalkan mempelajari metodenya dengan tepat. Metode tes CPNS dan PPPK menggunakan CAT memudahkan penyelenggaraan seleksi tes karena peserta dapat mengerjakan tanpa harus repot menghapus jawaban yang salah, cukup dengan mengganti pilihan dalam sekali klik.

Pada tes nantinya, peserta akan dihadapkan tampilan layar dengan tata letak soal pada posisi sebelah kanan layar dan navigasi nomor soal serta indikator waktu pada sisi kiri. Pada bagian atas, terdapat menu yang menampilkan nomor ujian dan nama peserta, jumlah soal, batas waktu pengerjaan soal, jumlah soal yang telah dijawab, jumlah soal yang belum dijawab dan sisa waktu pengerjaan soal.

  1. Cepat, Akuntabel dan Transparan

Melansir dari liputan6.com, CAT tidak hanya singkatan untuk Computer Assisted Test, melainkan juga untuk:

C – Cepat: CAT BKN memberi jaminan hasil yang didapat peserta dapat langsung dilihat tanpa harus menunggu dalam periode waktu tertentu. Jadi, setelah mengerjakan soal, peserta dapat langsung mengakses hasil akhir dari tes yang telah dikerjakan sebelumnya. Nilai hasil ujian akan langsung keluar pada saat selesai ujian.

A – Akuntabel: Hasil atau nilai ujian menggunakan metode CAT BKN dapat dipertanggung jawabkan sepenuhnya. Setiap penyelesaian soal yang dilakukan oleh peserta terekam dan termonitor dalam sistem sehingga memudahkan dalam proses audit apabila terjadi hal-hal yang tidak terduga selama ujian seleksi berlangsung.

T – Transparan: proses ujian seleksi dengan metode CAT BKN nantinya dapat diawasi dan dipantau semua pihak, baik pengawas maupun masyarakat dan pengantar dari pihak peserta. Sistem akan dengan cepat merekam tiap pergerakan nilai dari awal pengerjaan soal hingga penyelesaian akhir, juga sistem dapat melacak setiap pergantian jawaban yang dilakukan oleh peserta.

  1. Station CAT Tersebar di Seluruh Indonesia

Sistem atau metode CAT BKN dipercaya menjadi satu-satunya media yang digunakan dalam pelaksanaan tes seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 nanti. Metode ini dikembangan menggunakan basis teknologi informasi aplikasi yang terhubung dengan sebuah station.

Dilansir dari liputan6.com, station CAT di Indonesia tersedia di seluruh Kantor Regional BKN maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT BKN) yang tersebar dari wilayah Aceh hingga Papua, atau berada di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung kebutuhan tes seleksi CPNS dan PPPK yang melibatkan peserta dalam jumlah banyak. Tidak jarang instalasi CAT ini disediakan secara mobile oleh pihak instansi melalui asistensi Badan Kepegawaian Negara.

Dijelaskan, pihak instansi pengguna harus menyediakan kebutuhan sarana dan prasarana, seperti PC atau laptop, jaringan internet, layar proyektor, layar informasi dan masih banyak lagi. Nantinya, pihak BKN akan membantu dalam asistensi instalasi aplikasi dan soal CAT.

Metode berbasis komputer ini menggunakan cara kerja secara daring atau online, dengan menggunakan komputer atau laptop yang terhubung dengan jaringan internet, sehingga peserta tidak perlu membawa kertas dalam proses pengerjaan soal nantinya.

Meski begitu, diharapkan peserta tetap fokus dan membaca setiap instruksi dan soal dengan teliti karena setiap nilai sangat berguna dalam penentuan kelulusan tes.

Bagikan :
Back to top