Program Terbaru Kemdikbud UBKD AKM 2021/2022-2022

Ujian berbasis komputer daring disingkat UBKD jenjang SD/MI SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Tahun Pelajaran 2020/2021. Tahun pelajaran 2020/2021 jenjang pendidikan SD sederajat hingga dengan menengah keatas dijadwalkan menjalankan cobaan berbasis komputer daring. UBKD menggunakan tata cara nyaris sama dengan UBK pada jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

UBKD menggunakan exambrowser dengan 2 model yakni model 32 bit dan model 64 bit. Hal ini mempermudah pengguna menurut bit sesuai dengan kapasitas windows yang terpasang komputer masing-masing.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Beberapa perangkat yang digunakan dalam rangka antisipasi yakni komputer dan jaringan internet selaku fasilitas penunjang. Untuk dikala ini memasuki tahapan sosialisasi dan simulasi UBKD.

UBKD pada setiap jenjang pastinya perlu antisipasi yang matang, diantaranya yakni kompetensi penerima didik berhubungan dengan penguasaan dan pengoperasian TIK khususnya komputer atau sejenisnya.

Kompetensi TIK pada penerima didik menjadi hal penting yang perlu dijalankan oleh satuan pendidikan. Lalu apa yang mesti dijalankan satuan pendidikan dalam rangka merencanakan penerima didik sehingga penerima didik memiliki keahlian berhubungan dengan kompetensi TIK?. Tentunya satuan pendidikan mesti menjalankan upaya untuk mengembangkan kesanggupan dasar TIK penerima didik. Misalnya menampilkan pelajaran pemanis wacana kesanggupan dasar TIK yang mesti dimiliki penerima didik mudah-mudahan bisa mengikuti UBKD dengan lancar.

Yang tidak kalah penting tugas admin UBKD pada satuan pendidikan dalam rangka menampilkan pelayanan terhadap penerima didik demi kelangsungan keberlangsungan UBKD tahun ini. Langkah selanjunya yakni menjalankan sosialisasi dan simulasi terhadap penerima didik.

Berikut ini yakni tindakan menjalankan simulasi UBKD tahun pelajaran 2020/2021:

1.      Unduh aplikasi exambrowser sesuai dengan bit pada perangkat anda. Untuk cara mengenali bit perangkat pc/komputer/laptop anda silakan Start àPilih My Computer/Computer à klik Kanan à pilih Propertis

2.      Silakan anda instalkan aplikasi exambroser yang sudah anda unduh.

3.      Aplikasi browser google Chrome, Mozila, Opera

4.      Sambungkan perangkat anda dengan koneksi internet/jaringan internet.

5.      Buka aplikasi exambrowser anda

6.      Silahkan login dengan menggunakan user dan password  simulasi anda

Beberapa langkah diatas mesti di rencanakan oleh sekolah yang hendak menjalankan UBKD SD tahun pelajaran 2020/2021. Lalu apa saja yang diujikan pada UBKD tahun pelajaran 2020/2021? Yang diujikan berupa assesmen pembelajaran

Assesmen Pembelajaran

Pandemi Covid-19 pada beberapa bulan terakhir berefek pada beberapa sektor kehidupan, tak terkecuali sektor pendidikan. Untuk menangkal penyebaran dan penularan virus Covid-19 secara luas di satuan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengambil kebijakan penyelenggaraan Belajar dari Rumah (BDR).

Kebijakan serupa juga dipraktekkan di lebih dari 180 negara dunia. Kebijakan BDR diyakini sanggup berefek pada pertumbuhan kognitif dan nonkognitif siswa yang  selanjutnya sanggup menghipnotis paras pendidikan di masa depan.

Di Indonesia, beragamnya keadaan sosial ekonomi, kanal teknologi, serta keadaan daerah sebaran Covid-19 membuat pelaksanaan BDR serta capaian mencar ilmu siswa bervariasi. Oleh sebab itu, asesmen untuk mengenali persoalan dan kehabisan siswa pada dikala BDR perlu dilakukan.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Kata Minimum mengacu terhadap tidak semua konten di dalam kurikulum diukur di dalam AKM.

AKM akan mengukur keahlian dasar : literasi dan numerasi. Kemampuan bernalar wacana teks dan angka. Kompetensi tersebut dibangun dari jenjang dasar hingga menengah dalam suatu learning progression.

AKM berupa survey dengan sample siswa kelas 5, kelas 8, dan kelas 11 – tidak melaporkan hasil individu siswa tetapi laporan agregat yang berkonsentrasi terhadap kenaikan internal dari waktu ke waktu bukan komparasi antar kelompok.

Asesmen yang mencakup faktor kognitif dan non kognitif perlu dijalankan mudah-mudahan pembelajaran yang dijalankan sesuai dengan keadaan siswa. Hasil asesmen menampilkan dasar terhadap guru untuk pastikan perlakuan atau seni administrasi yang sempurna terhadap masing-masing siswa.

Remedial atau pengayaan yang dijalankan selaku tindak lanjut hasil asesmen ialah upaya untuk memutuskan tidak ada siswa yang tertinggal atau dirugikan.  Pedoman ini untuk menampilkan inspirasi, wawasan, dan pedoman bagi Bapak dan Ibu guru dalam menjalankan persiapan, pelaksanaan, diagnosis dan tindak lanjut yang sempurna pada proses asesmen diagnosis. Diharapkan salah satu penguatan terhadap prinsip “teaching at the right level” (pembelajaran sesuai dengan tingkat) khususnya pada masa pandemik.

 Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengucapkan terima kasih terhadap semua pihak yang sudah berkontribusi  dalam penyiapan dan penyusunan sanggup berfaedah utamanya bagi kelanjutan dunia pendidikan di Indonesia pada masa pandemi Covid-19 ini dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

 Asesmen Diagnosis Kognitif berencana untuk mendiagnosis kesanggupan dasar siswa dalam topik suatu mata pelajaran. Asesmen diagnosis sanggup mengandung satu atau lebih dari satu topik. Contoh: asesmen diagnosis untuk matematika kelas V bisa mengandung topik penjumlahan dan penghematan saja, atau semua topik dalam mata pelajaran matematika (termasuk penjumlahan dan pengurangan, jaring-jaring berdiri ruang sederhana, pecahan, dll).

 Asesmen Diagnosis Kognitif yakni asesmen diagnosis yang sanggup dilaksanakan secara rutin, pada permulaan ketika guru akan memperkenalkan suatu topik pembelajaran baru, pada final ketika guru sudah selesai menerangkan dan membahas suatu topik, dan waktu yang lain selama semester (setiap dua minggu/ bulan/ triwulan/ semester).

 Seperti Bapak/ Ibu guru ketahui, kesanggupan dan keahlian siswa di dalam suatu kelas berbeda-beda. Ada yang lebih singkat paham dalam topik tertentu, tetapi ada juga yang memerlukan waktu lebih usang untuk mengerti topik tersebut. Seorang siswa yang cepat paham dalam satu topik, belum pasti cepat paham dalam topik lainnya.

 Asesmen diagnosis memetakan kesanggupan semua siswa di kelas secara cepat, untuk mengenali siapa pun yang sudah paham, siapa pun yang agak paham, dan siapa pun yang belum paham. Dengan demikian Bapak/ Ibu guru sanggup menyesuaikan bahan pembelajaran dengan kesanggupan siswa.  Petunjuk pelaksanaan Asesmen Diagnosis Berkala, yang berisikan tiga tahap: (1) Persiapan; (2) Pelaksanaan; (3) Diagnosis dan Tindak Lanjut

Download Buku Saku Asesmen Kognitif

Semoga informasi berhubungan dengan Ujian berbasis komputer daring disingkat UBKD Tahun Pelajaran 2020/2021 berfaedah bagi kita semua.

Bagikan :
Back to top