Pengumuman Formasi Pendaftaran CPNS 2021/2022 Online

Pengumuman Formasi Pendaftaran CPNS 2021 Online ~ Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperkirakan akan dimulai dalam waktu dekat termasuk juga bukaan formasi tahun 2021.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Rencananya CPNS tahun 2021 proses awal tes dimulai bulan Mei dan diumumkan di Maret juga tentang detail proses penerimaan dan pendaftarannya.

Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kemen-PAN RB Andi Rahadian mengemukakan bahwa hingga sekarang pihaknya tengah dalam proses validasi pemerimaan CPNS tahun 2021.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Saat ini Kemenpan-Rb sedang dalam tahapan validasi proses penerimaan CPNS/PPPK untuk mengisi formasi tahun 2021.

Terkait dengan kapan waktu pembukaan pendaftaran, Andi mewakili Kemenpan mengemukakan bahwa CPNS 2021 akan dibuka pada pertengahan bulan Mei 2021.

Diperkirakan bukaan CPNS 2021 dilaksanakan di pertengahan bulan Mei 2021 akan ada pengumuman resmi mengenai info lebih lanjut dari proses penerimaan CPNS/PPPK formasi tahun 2021 ini.

Ketika ingin tahu berapa jumlah formasi yang dibuka, dinyatakan oleh Kemenpan beberapa waktu lalu untuk jumlahnya diperkiraan untuk rekrutmen guru PPPK akan dibuka sejumlah 500 ribu.

Jumlah ini didapatkan dari total usulan formasi yang sudah masuk yakni sebesar sekitar 500.000 secara nasional yang tersebar di daerah-daerah dari 420 pemprov/pemkab/pemkot di Indonesia.

Pada kabar sebelumnya bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani diberitakan sudah menyetujui rencana kebutuhan ASN yang akan digelar dalam tes CPNS 2021 nanti cek Link Pendaftaran CPNS 2021.

Rencananya Maret 2021 akan ditetapkan formasinya (rincian formasi CPNS 2021), dan April-Mei 2021 dibuka proses pendaftaran menjadi peserta ( peserta tes penerimaan CPNS 2021), dan Juni mulai dilakukan seleksi pegawai.

Saat ini Kementerian PAN-RB masih menanti pertimbangan teknis selanjutnya, yakni pertimbangan teknisnya Badan Kepegawaian Negara ( BKN).

Jika lancar dan tidak ada halangan maka pendaftaran CPNS 2021 bisa dibuka sejak April 2021 yang akan datang.

Kira-kira seperti itu kabar terbarunya bukaan CPNS 2021 (April dimulai pendaftaran peserta seleksi CPNS 2021). Tergantung dari tuntasnya pertimbangan teknis Kemenkeu juga BKN, untuk formasi CPNS 2021 serta instansi mana saja masih membuka lowongan seleksi CPNS 2021, pihak Kemenpan-RB masih mengolah data yang ada dengan waktu penyelesaian paling cepat akan dirilis pada bulan Mei.

Seleksi ASN 2021 akan dibedakan dalam dua posisi.

Dua posisi yang dimaksud adalah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK).

Jumlah perhitungan lowonngan CPNS tahun 2021 pemerintah telah menetapkan kebutuhan ASN sejumlah sekitar 1.300.000.

Jumlah total CPNS 2021 tersebut ialah total dari berbagai formasi.

Pada tahun 2021 ini, pemerintah telah melakukan perhitungan kebutuhan 1 juta guru PPPK sesuai program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Perekrutan 1 juta guru tersebut direncanakan akan mengisi kekurangan formasi Pemerintah Daerah (Pemda).

Selain guru, Pemda pun berencana membuka 70.000 jabatan fungsional PPPK juga jabatan teknis lainnya sebanyak 119.000 orang termasuk tenaga kesehatan.

Sementara telah ditetapkan untuk pemerintah pusat sebanyak 83.000 orang formasi CPNS 2021.

Dari jumlah tersebut formasinya terbagi menjadi dua yakni untuk PPPK dan CPNS jumlahnya masing-masing 50 persen.

Rincian angka detailnya akan dimuat dalam pengumuman resmi yang bakal diumumkan kemudian.

Nasib guru honorer 2021

Terkait tenaga honorer yang dibatasi untuk menjadi PNS, panselnas menepis hal tersebut.

Tenaga honorer tetap dapat mengambil peluang untuk seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun wajib memenuhi persyaratan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor Tahun 2014 mengenai Aparatur Sipil Negara, isinya bahwa guru honorer tetap dapat mengikut pendaftaran CPNS 2021.

Sebenarnya semua warga negara berhak untuk mengambil bagian dalam bukaan tahun ini baik seleksi CPNS maupun calon PPPK, sepanjang warga tersebut memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Kemenpan menyatakan bahwa pihaknya tidak mengarahkan honorer ke PPPK, namun diberi kebebasan untuk ikut dalam seleksi CPNS 2021.

Alasan utama pemerintah mengarahkan para tenaga honorer bisa dingkat menjadi PPPK karena usia rata-rata tenaga honorer di atas 35 tahun.

Sementara syarat usia yang tercantum dalam persyaratan menjadi PNS.

Namun, info khusus untuk jabatan guru, berdasarkan SKB 5 instansi yakni kesepakatan Mendikbud, Menteri PANRB, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan BKN akan menerima pendaftaran melalui seleksi PPPK hingga 1 juta formasi yang akan dibuka tahun ini.

Selain informasi tersebut, pada Januari-Februari 2021, verifikasi dan evaluasi kembali dari jumlah pelatihan yang diusulkan.

Diharapkan pada bulan Mei, pelatihan dan waktu tes CPNS 2021 dapat ditetapkan dan diumumkan.

Kemudian, kementerian PANRB akan mengkompilasi dan menetapkan Peraturan Menteri Panrb sebagai dasar hukum untuk penerapan penerimaan CPN 2021, dari trek CPN dan PPPK.

Buka banyak rekrutmen

Sementara itu, Menteri Pan-RB Tjahjo Kumolo mengungkapkan, di CPNS 2021 akan ada banyak kementerian / institusi yang tidak menerima CPN baru.

Banyak kementerian sesuai dengan 2021 tidak merekrut CPNS baru.

Kementerian Panrb menyatakan untuk CPNS 2021 banyak kementerian lain tidak mengangkat CPNS baru.

Tjahjo mengatakan rekor CPNS 2021 akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kementerian atau lembaga pemerintah.

Menurutnya, jika dalam pelayanan, banyak pejabat publik telah memasuki periode pensiun, belum tentu nomor rekor CPNS 2021 akan menyesuaikan jumlah pensiunan.

Termasuk pensiun 100, yang recepsion tidak harus 100, mungkin bisa 25 hingga 50 orang dengan inovasi baru.

Dia menjelaskan, pemerintah masih menghitung terkait dengan kebutuhan jumlah CPN tahun ini.

Atas dasar jumlah data yang masih dinamis, kebutuhan untuk penerimaan CPNS 2021 saat ini 4,2 juta dengan 1,6 juta staf administrasi.

Ini akan dipertahankan oleh Kementerian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Dalam Negeri, termasuk guru, ada 1 juta, ada juga dokter, perawat, bidan, dan penyuluh tambahan.

Tjahjo juga mengatakan bahwa kontraksi kebutuhan pejabat publik atau pejabat publik juga disesuaikan dengan perubahan pola kerja dengan urutan normal baru dalam tes CPNS 2021.

Karena pandemi Covid-19 itu ternyata melakukan pola kerja di rumah dan di kantor menjadi sesegera mungkin.

Pada prinsipnya, sesuai dengan kebutuhan K / L, institusi dan pemerintah daerah, bukan keinginan yang telah hadir. Begitu bengkak

Termasuk pergerakan observasi, perkembangan dan dinamika untuk 2020 pandemi Covid-19, yang memiliki kebijakan kerja resmi di rumah dan kantor.

Bagikan :
Back to top