Pengumuman BKPSDM Hasil SKB Nagan Raya 2020/2021

Pengumuman BKPSDM Hasil SKB Nagan Raya 2020/2021 ~ Kabar dari Nagan Raya mengenai tes SKB CPNS tahun 2020 silahkan cek di website BKPSDM Nagan Raya dengan alamat di www.bkpsdm.naganrayakab.go.id

Pelaksanaan tes SKB Nagan Raya juga turut tertunda akibat Pandemi Covid yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, oleh karena ini di Bulan Agustus ini baik Nagan Raya maupun kabupaten lainnya di seluruh Indonesia baru akan menyelenggarakan tes SKB tentu saja dengan memberlakukan protokol kesehatan baik bagi panitia maupun peserta.

Jika dilihat dari hasil lulusan SKD sebelumnya maka pemerintah Kabupaten Nagan Raya harus menerima hasil dimana setidaknya ada 16 formasi yang tidak terisi dikarenakan tidak ada peserta lulus passing grade di 16 formasi tersebut dari total keseluruhan 168 formasi yang dibuka pada bukaan tes CPNS 2019 lalu.

Akibatnya tidak PNS baru di 16 formasi ini dan akan dibiarkan kosong sesuai dengan peraturan tes CPNS dan mungkin baru bisa diisi pada bukaan tes CPNS selanjutnya.

Hal ini juga telah dipertegas oleh BKPSDM Nagan Raya beberapa waktu lalu. Dan kini pihak BKPSDM meminta peserta lulus tes SKD untuk daftar ulang agar bisa ikut SKB CPNS Nagan Raya dengan masa waktu dari tanggal 1 hingga 7 Agustus baru kemudian berhak untuk cetak kartu ujian pada 8 Agustus 2020 melalui akun masing-masing di SSCN BKN.

Sampai waktu pendaftaran ulang berakhir ada 1 peserta yang tidak menyelesaikan daftar ulang sepertiyang telah disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nagan Raya, Bambang Surya Bakti didampingi Kabid Perencanaan Pengembangan SDM, Eflianto.

“Hingga ditutup jumlah peserta yang tidak mendaftar hanya satu orang,” kata Eflianto, Minggu (9/8/2020).

Jadi dari total peserta yang seharusnya ikut SKB sebanyak 376 orang namun setelah penutupan pendaftaran ulang ini maka jumlah peserta yang tes SKB sebanyak 375 orang dan 1 orang yang tak mendaftar ulang secara otomatis dianggap telah mengundurkan diri.

Pihak Pemkab Nagan Raya Sendiri sudah menyelesaikan regulasi mengenai tes SKB CPNS Nagan Raya yang termuat dalam Peraturan Tertulis yakni Surat tertanggal 29 Juli 2020 Nomor 810/217/BKPSDM/2020.

Setelah proses Cetak Kartu ujian maka peserta bisa melanjutkan ke agenda berikutnya yakni pada tanggal 10-14 Agustus yaitu penjadwalan tes SKB CPNS Nagan Raya, kemudian untuk pengumuman kapan dilaksanakan tes SKB CPNS Nagan Raya bisa diakses pada 18 Agustus yang akan datang.

Baru pada 30 Oktober 2020 kita bersama-sama akan bisa mendapatkan hasil akhir dari pengumuman kelulusan tentang siapa saja yang dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS Nagan Raya yang akan segera dilantik menjadi ASN di Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Informasi selanjutnya mengenai tempat ujian atau lokasi ujian SKB CPNS Nagan Raya yang telah disampaikan oleh Pemkab Nagan Raya melalui BKPSDM bahwa lokasi ujian tes SKB CPNS Nagan Raya seluruhnya di laksanakan di Nagan Raya sama dengan lokasi SKD sebelumnya yaitu di aula kantor bupati.

Waktu pelaksanaan juga sudah direncanakan dan akan berlangsung selama tiga hari dengan mamatuhi protokol kesehatan.

SKB merupakan tes tahap akhir dalam rangkaian pelaksanaan penerimaan CPNS di Nagan Raya, bisa diketahui bersama bahwa dari 4.900 orang yang melamar formasi CPNS di Pemkab Nagan Raya hanya sekitar 828 orang masuk pasing grade (batas ambang) atau lulus SKD berdasarkan keputusan BKN namun hanya 3 orang saja per formasi yang berhak maju ke tes SKB sehingga ada 376 orang yang masuk tahap tes lanjutan dan total 375 orang yang menyelesaikan pendaftaran ulang yang telah ditutup pada 8 Agustus lalu.

Informasi lebih update harus pantau website resmi baik itu web BKPSDM Nagan Raya maupun web SSCN BKN di bkpsdm.naganrayakab. go.id atau sscn.bkn.go.id.

Ada 16 formasi kosong peserta SKB dan menjadi peluang pada tes CPNS Nagan Raya selanjutnya, berikut rinciannya :

  • S1 Ilmu Pemerintahan dibutuhkan 1 orang
  • DIII Teknik Informatika dibutuhkan 1 orang
  • DIII Teknik Mesin dibutuhkan 1 orang
  • S1 Arsiparis dibutuhkan 1 orang
  • S1 Kewirausahaan dibutuhkan 1 orang
  • S1 Pariwisata dibutuhkan 1 orang
  • S1 PGAI dibutuhkan 3 orang (untuk 3 sekolah)
  • S1 PGSD/PGMI dibutuhkan 1 orang
  • S1 PGSD dibutuhkan 2 orang (untuk 2 sekolah)
  • S1 Pendidikan Olahraga dan Kesehatan dibutuhkan 4 orang (untuk 4 sekolah)
Bagikan :