Pengalaman Tes Seleksi Kompetensi Dasar Cpns Kemenkumham 2021/2022 (Tips Lulus Murni)


Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kemenkumham 2021/2022 berbasis CAT

Akhirnya hingga juga pada tahapan ini, dan tahapan ini boleh dibilang tahapan yang menghasilkan jantung berdetak kencang. Sebelum hingga ketahap ini, ada suatu bencana yang membuat sedikit terhambatnya proses dari tahapan yang sudah dijadwalkan dengan semestinya. Kemampuan server tidak dapat menangani banyaknya kunjungan pada laman cpns.kemenkumham.go.id menghasilkan penerima tidak sanggup mencetak nomor penerima tes SKD, maka panitia mengambil alternatif dengan menyediakan nomor antrian pengambilan nomor penerima tes SKD. Cukup menolong dan cukup efektif cara dari panitia dalam menyelesaikan permasalahannya demi kelangsungan seleksi CPNS Tahun 2021/2022 ini. 

Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Bali, menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Dasar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X Denpasar. Waktu tes di bagi menjadi 5 hari dan dalam 1 hari dibagi menjadi 4 sesi. 

Kebetulan aku mendapat tes pada hari kedua sesi ke 3. Pengalam tesnya sungguh mengesankan dan sekaligus sungguh menegangkan. Saya ceritakan pengalaman yang menegangkan dahulu ya? owh iya, untuk standar kelulusan pada SKD ini ada beberapa aspek, yaitu:

  1. Materi tes berisikan Tes pengetahuan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensia UMUM (TIU) dan yang terakhir yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  2. Peserta sanggup dinyatakan lulus jikalau bisa melalui nilai ambang batas atau disebut dengan Passing Grade dengan ketentuan:
    • TWK: 75
    • TIU: 80
    • TKP: 143
    • Nilai Total: 298

Jika penerima mendapat Nilai TWK : 70, TIU: 80, dan TKP: 150 maka penerima dinyatakan tidak menyanggupi atau tidak lulus sebab tidak sanggup meraih ambang batas salah satu komponennya (TWK) meskipun dengan jumlah total meraih 350 tetapi jikalau salah satu persyaratan tidak meraih ambang batasnya maka oeserta dinyatakan gugur.

Model soal pada Tes Kompetensi Dasar (TKD) sama saja dengan instansi lain, baik itu instansi sentra maupun daerah. Yang membedakan versi soal tiap instansi yakni Tes Kompetensi Bidang (TKB), tetapi setahu aku untuk instansi tempat (pemda) tahap untuk dinyatakan lulus menjadi CPNS cuma hingga pada Lulus pada tahap SKD saja.  

Baca juga : Soal-soal CPNS 2021/2022


Balik lagi aku mau ceritakan hal yang menegangkan ketika mengikuti SKD. Ketika selesai mengikuti kode dan isyarat mulai dari verifikasi nomor penerima dan KTP, selanjutnya mencari nomor loker, owh iya untuk seleksi Tahun 2021/2022 ini terbilang sungguh keren dan sungguh baik. Petugas atau panitia melengkapi diri dengan metal detector untuk sungguh-sungguh menegaskan penerima bebas dari langkah-langkah curang dengan menjinjing kalkulator atau alat bantu hitung yang lain dan bahkan barang berbahaya yang tidak ada kaitannya dengan tes tersebut. 

Penerimaan CPNS sering dikaitkan dengan KKN, sogok menyogok dan hal negatif lainnya, tetapi sejauh ini aku tidak pernah punya keluarga di Kementerian Hukum dan HAM, aku juga tidak mencari dan dicari oleh oknum yang prospektif kelulusan, tetapi aku menjajal dengan mengandalkan kesanggupan dan ijin dari Tuhan untuk berkompetisi melawan ribuan pelamar dan berkompetensi secara transparan. 


Saat berhadapan dengan komputer dan siap untuk menjawab dengan soal yang berjumlah 100 buah dengan waktu 90 menit. Jika waktu sudah habis tetapi kau belum juga selesai menjawab soal, maka metode secara otomatis akan mengunci dan memperlihatkan hasil atau nilai kamu. Nanti juga kau akan mendapat kode teknis sebelum mengikuti ujian, jadi santay saja dan harap diamati dengan baik.

Ruangan yang bekerjsama sudah hirau taacuh oleh AC, tidak aku rasakan sebab saking sulitnya soal-soal yang aku hadapi..hehehe.. setelah sekian usang menjawab, dan waktu yang tersisa tinggal 40 menit lagi tetapi soal yang belum aku jawab sekitar 50 soal, nggak kebayang kan betapa paniknya?

Tetapi aku berupaya menenangkan diri dan berfikir sejenak, dan alhasil aku mendapatkan wangsit yang hendak aku jadikan suatu kiat untuk aku bagikan terhadap kau pembaca setia blog ini, 

TIPS:

Belajar buku bimbingan tes CPNS, banyak kok buku-buku terkait tes CPNS yang dijual bebas di pasaran, tetapi aku sering berlatih pada situs resmi milik BKN sebab kemenkumham dan instansi yang lain akan melakukan pekerjaan sama dengan BKN dalam proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan bahkan juga Seleksi Kompetensi Bidangnya (SKB), jadi kisi-kisi soalnya sanggup kau pelajari di situs cat.bkn.go.id 

Jangan puas dengan hasil latihan, terus berlatih hingga melalui nilai ambang batas.

Jika sudah melalui nilai ambang batas, berlatihlah lagi sebab melalui saja tidak cukup, banyak tentangan kau yang hendak melangkahi kau jikalau kau cuma berfikir sanggup melalui nilai ambang batas saja. Orang lain akan mendepak kau dan tidak membolehkan kau untuk menyanggupi kuota untuk melaju pada tahap selanjutnya.  

Jawablah dari soal terakhir atau soal yang ke 100, sebab soal tersebut yakni soal-soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Untuk mempercepat dalam menjawab soal TKP, kau tidak harus membaca soalnya tetapi baca keterangan di atas soal terkait perintahnya kemudian hubungkan dengan jawabannya pada pilihan a,b,c,d atau e. Cari balasan yang menggambarkan keterangan di atas soal yang pastinya sesuai atau merefleksikan kepribadian kamu. 

Setelah selesai menjawab soal TKP kau sanggup melangkah pada soal no urut 1 sebab soal-soal tersebut yakni soal perihal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang tidak menyantap waktu banyak untuk mengitung jawabannya

Yang terakhir barulah jawab soal belahan tengah, sebab soal tersebut yakni soal perihal Tes Intelejensia Umum (TIU) yang menyantap lebih banyak waktu untuk mengitung soal-soal yang bersifat matematis.

Dengan menerapkan kiat diatas, alhasil aku bisa memburu ketertinggalan waktu dan cuma menyisihkan 4 soal yang belum terjawab dengan sisa waktu tinggal 6 menit lagi. 4 soal tersebut alhasil bisa aku tuntaskan hingga waktu tersisa lagi 1 menit. Setelah aku cek dan ricek dan aku sudah percaya dengan balasan aku disaat waktu tersisa lagi 1 menit kemudian aku menentukan untuk mengakhiri ujian. Dengan sarat ketegangan dan doa terhadap Yang Maha Kuasa, aku klik tombol akhiri cobaan dan hasil yang timbul adalah 

SELAMAT ANDA LULUS UJIAN

 Kemudian aku lihat nilainya:

TWK: 105
TIU: 120
TKP: 162

Dengan Total Nilai : 387

Untuk sesi ketika itu dan hari itu aku mendapat peringkat 1, belum tau untuk sesi-sesi dan hari yang lainnya, namun tetap bersyukur dengan Yang Maha Kuasa.  

Itulah hal yang mengembirakan ketika mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Hukum dan HAM RI Tahun 2021/2022. 

Kadang aku tidak mengira sudah berada pada titik ini…

Selama ada niat untuk berlaih dan berjuang, kemungkinan tetap ada, bagi kau yang punya banyak waktu untuk berlatih (tidak sambil bekerja) maka manfaatkan lah waktu sebaik mungkin. Namun jikalau kau tak punya banyak waktu sebab sambil melakukan pekerjaan atau mengelola keluarga, pintar-pintarlah membagi waktu sebab aku juga mengikuti seleksi ketika statusnya masih selaku karyawan swasta.

Tidak ada argumentasi untuk mengeluh, niscaya senantiasa ada jalan jikalau kita mau berusaha..

Selamat berjuang buat kalian yang hendak mengikuti seleksi CPNS di tahun-tahun berikutnya, Semoga SUKSES !!!


Bagikan :