Live Streaming Pengumuman Resmi CPNS dan PPPK 2021 di Link BKN Berikut

Update Resmi CPNS dan PPPK 2021 Per 29 – 30 Juni 2021 adalah tentang Konferensi Pers CPNS dan PPPK 2021 yang akan digelar pada 29 Juni 2021 mulai pukul 14.00 WIB yang akan digelar online dengan metode live streaming.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Dimana BKN akan menggelar live streaming pengumuman CPNS dan PPPK 2021?

Saksikanlah Live Streaming Pengumuman Resmi CPNS dan PPPK 2021 di Link BKN Berikut.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

  1. Masuk ke laman resmi Channel Youtube milik BKN Official dengan alamat : https://www.youtube.com/c/BKNgoidofficial
  2. Ketika masuk ke laman youtube, ada beberapa tampilan, lalu cari menu “Videos” kemudian Klik pada tab tersebut.
  3. Simak Video dengan keterangan Live Streaming.
  4. Tonton dan simak dengan baik informasi yang disampaikan dalam video live streaming youtube tersebut.

Nah nantikan update terbaru mengenai hasil pengumuman CPNS dan PPPK 2021 di laman resmi CPNS yakni SSCASN.bkn.go.id ataupun untuk info-info lainnya kami akan bantu publish disini, pada sscnbkn.win

Tes CPNS 2021: Ketentuan dan Alur Penerimaan PPPK Guru

Rangkaian penerimaan pegawai negeri sipil Indonesia akan segera dilaksanakan mulai tanggal 31 Mei 2021 mendatang. Berbagai formasi jabatan telah dinanti kabarnya oleh calon pelamar yang telah antusias dengan Tes CPNS tahun 2021 ini. Salah satu formasi tersebut adalah PPPK Guru atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di bidang Guru.

PPPK dengan PNS memiliki beberapa perbedaan. PPPK adalah bagian dari ASN yang diangkat dan bekerja dengan perjanjian kontrak sesuai dengan jangka waktu dan kebutuhan yang telah ditetapkan sebelumnya. PPPK dapat memperpanjang kontrak apabila terdapat kebutuhan lain yang belum bisa ditutupi oleh instansi terkait dan apabila kinerja pegawai dianggap layak untuk diperpanjang.

Pegawai PPPK dapat menjadi pegawai negeri sipil dengan megikuti rangkaian tes penerimaan seperti yang dilakukan oleh calon pelamar lain, yakni melalui serangkaian tes untuk menunjukkan kelayakan serta kompetensi pegawai dalam fomasi jabatan yang dituju.

Adanya Seleksi PPPK Guru tahun 2021 ini membuka kesempatan bagi para pengajar di Indonesia untuk mendapatkan kesempatan dan pendapatan yang lebih layak dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengikuti PPPK, Guru memiliki hak yang lebih besar dibandingkan sebagai guru honorer, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2021 ini seluruh guru honorer dan para lulusan PPG dapat mendaftar untuk mengikuti seleksi PPPK. Hal ini dikarenakan adanya goal dari pemerintah yang membutuhkan setidaknya 1 juta guru sebagai pengajar di seluruh sekolah yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas, baik dari pihak guru atau pengajar dan pihak murid yang akan menjadi sumber daya manusia Indonesia nantinya.

Ketentuan PPPK Guru 2021

Adapun 4 (empat) jenis peserta atau calon pelamar yang dikatakan berhak mendaftar seleksi PPPK Guru di tahun 2021 dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Calon pelamar merupakan pegawai Honorer THK-II yang sesuai dengan database THK-II di Badan Kepegawaian Negara (BKN)
  • Calon pelamar adalah Guru Honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri, di bawah kewenangan Pemerintah Daerah, serta tercatat sebagai Guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Calon pelamar termasuk dalam guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan tercatat sebagai guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Calon pelamar adalah seorang lulusan Pendidikan Profesi Guru atau PPG yang belum menjadi guru aktif dan tercatat dalam Database Lulusan Pendidikan Profesi Guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lebih lanjut, tes PPPK Guru tahun 2021 ini akan dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali. Verifikasi berkas administrasi akan dilakukan berdasar pada Sertifikasi Pendidik. Jika berkas administrasi dari calon pelamar tidak sesuai, maka dapat dilihat berdasar pada Kualifikasi Pendidikan calon pelamar tersebut. Kualifikasi Pendidikan dan Sertifikasi Pendidik merujuk pada Surat Edaran Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud No 1460/B.B1/GT.02.01/2021 tanggal 15 Maret 2021.

Alur Tahapan Seleksi PPPK Guru 2021

Alur pertama yakni guru Honorer THK-II, guru Honorer di sekolah negeri, guru di sekolah swasta dan calon pelamar lulusan Pendidikan Profesi Guru melakukan pendaftaran serta verifikasi berkas sesuai dengan ketentua pendaftaran yang ada. Proses verifikasi akan dilakukan oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan penjelesan sebelumnya. Pendaftaran ini bersifat wajib.

Untuk guru Honorer THK-II dan guru Honorer di Sekolah Negeri akan melakukan tes pertama. Tes ini dilakukan apabila berkas pendaftaran telah dinyatakan layak oleh Kemendikbud. Dalam tes ini, calon peserta dilarang melamar ke instansi lainnya.

Apabila formasi tersedia dan Sertifikasi Pendidik atau kualifikasi pendidikan calon peserta telah sesuai, maka dapat dilakukan proses melamar ke formasi tersebut. Di sisi lain, apabila formasi tidak tersedia dan/atau Sertifikasi Pendidik atau kualifikasi pendidikan dari calon pelamar tidak sesuai dengan syarat kelayakan, maka calon peserta dapat melamar pada formasi lain di instansi tersebut.

Tes kedua dilakukan oleh guru Honorer THK-II dan guru Honorer di Sekolah Negeri yang tidak lolos tahap tes pertama, juga berlaku untuk guru di Sekolah Swasta serta calon pelamar lulusan PPG. Dimana pada tes ini, calon pelamar dapat memilih kembali formasi di instansi tujuan yang masih belum terisi sesuai dengan Sertifikasi Pendidik atau kualifikasi pendidikan calon pelamar.

Dalam tahap tes ini, peserta dari guru Honorer THK-II, guru Honorer di Sekolah Negeri dan guru di Sekolah Swasta tidak dapat melamar formasi jabatan di instansi lainnya. Untuk calon pelamar dari lulusan PPG, dapat melamar di instansi sesuai dengan domisili atau tempat tinggal. Pada tes ini, akan diambil nilai tertinggi antara PG-1 dan PG-2.

Akan dilakukan tahapan tes ketiga untuk guru Honorer THK-II, guru Honorer di Sekolah Negeri, guru di Sekolah Swasta dan calon pelamar dari lulusan PPG, dimana peserta dapat kembali memilih formasi jabatan yang masih belum terisi sesuai dengan Sertifikasi Pendidik atau kualifikasi pendidikan calon pelamar. Pada tahap ini, seluruh calon pelamar dari berbagai latar belakang dapat melamar di instansi lainnya. Tahap tes ketiga akan diambil nilai tertinggi antara PG-1, PG-2, dan PG-3.

Jenis Tambahan Nilai / Afirmasi pada Penilaian Kompetensi Teknis PPPK Guru 2021

Untuk seleksi PPPK Guru di tahun 2021 ini, calon pelamar dapat menerima tambahan nilai atau afirmasi pada penilaian Kompetensi Teknis dengan kriteria tertentu, antara lain:

a. Sertifikat Pendidik
Calon pelamar bisa memperoleh tambahan nilai atau afirmasi sebanyak 100% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis dengan catatan calon pelamar memiliki Sertifikat Pendidik yang sesuai atau linier dengan formasi jabatan yang dilamar.

b. Usia
Calon pelamar bisa mendapatkan tambahan nilai atau afirmasi sebanyak 15% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis pada aspek Usia dengan catatan calon pelamar berusia lebih dari 35 tahun dan berstatus aktif sebagai Guru selama kurang lebih 3 tahun terakhir berdasar pada data yang tercatat di Dapodik.

c. Disabilitas
Calon pelamar penyandang disabilitas bisa memperoleh tambahan nilai atau afirmasi sebesar 10% dari nilai maksimal Kompetensi Teknik dengan syarat calon peserta merupakan kriteria guru yang dapat melamar akan disiapkan oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ketentuan lainnya adalah proses verifikasi akan dilakukan oleh Kemendikbud dengan metode verifikasi video.

d. Guru Honorer THK-II
Calon pelamar dengan latar belakang guru Honorer THK-II dapat memperoleh tambahan nilai atau afirmasi sebesar 10% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis dengan ketentuan calon peserta tercatat di database THK-II Badan Kepegawaian Negara serta berstatus aktif sebagai guru selama kurang lebih 3 tahun terakhir berdasar pada data Dapodik.

Diharapkan masing-masing calon peserta melengkapi persyaratan dan memastikan data diri sudah tercatat pada database-database sesuai dengan formasi jabatan dan instansi yang akan dituju.

Bagikan :
Back to top