Kemenag Siap Menerima CPNS 2021/2022, Dengan Persyaratan Sebagai Berikut

Kemenag Siap Menerima CPNS 2021, Dengan Persyaratan Sebagai Berikut ~ Perubahan formasi awal yang dibuka pemerintah yang semula sekitar 1,3 juta formasi berubah menjadi 700.000 formasi yang sebagian besar masih diperuntukan bagi P3K guru. Selebihnya adalah untuk CPNS daerah dan pusat.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Kemenag yang pada penerimaan CPNS 2019 lalu membuka formasi 5.815 formasi dengan sekitar 142 unit kerja baik untuk pusat maupun untuk daerah. Formasi yang cukup besar terutama untuk guru. Tentu saja ini dibuka dengan beberapa kategori seperti dari umum, penyandang disabilitas, diaspora, putra-putri Papua dan Papua Barat.

Bagi Anda yang bersiap untuk pendaftaran CPNS Kemenag 2021, formasi yang dibuka pada tahun 2019 bisa menjadi patokan. Beberapa formasi tersebut bisa juga akan dibuka kembali di penerimaan CPNS 2021 sekarang. Jadi tidak ada salahnya Anda persiapkan sekarang ini.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memulai pendaftaran. Berikut adalah dokumen yang perlu diperhatikan.

  1. Membuat surat lamaran yang ditulis tangan ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, diberi tanggal sesuai dengan tanggal mendaftar online, ditandatangani kemudian diberi materai Rp 10.000,-
  2. Lakukan Swafoto dengan menunjukkan kartu identitas dan kartu informasi akun SSCASN
  3. Pasfoto terbaru ukuran 4×6 dengan latar belakang merah.
  4. Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Kependudukan yang masih berlaku
  5. Kartu Keluarga;
  6. Ijazah dan transkip nilai terakhir asli sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri atau Lembaga Pendidikan Luar Negeri, harus disertai dengan Surat Keputusan Penetapan dan Penyetaraan hasil penilaian ijazah lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dari Kementerian Riset dan Dikti atau Kementerian Agama sesuai dengan kewenangannya. Khusus pelamar Dokter dan Perawat menggunakan ijazah Profesi disertai Surat Tanda Registrasi (STR) asli yang masih berlaku;
  7. Bukti perguruan tinggi dan program studi terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan;
  8. Surat pernyataan Bebas Narkoba ditandatangai di atas materi Rp 10.000,- (contoh terlampir);
  9. Surat pernyataan siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI ditandatangani di atas materai Rp 10.000,- (contoh terlampir);
  10. Bagi pelamar dengan kriteria Cumlaude, bukti Perguruan Tinggi terakreditasi A/unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul dalam Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) pada saat kelulusan;
  11. Bagi pelamar dengan kriteria penyandang Disabilitas, ditambah dengan surat keterangan dari Dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasnya;
  12. Bagi pelamar dengan kriteria Diaspora, ditambah dengan;
  13. Paspor Indonesia yang masih berlaku;
  14. Surat rekomendasi sebagai tenaga profesional di bidangnya dari tempat yang pelamar bekerja minimal selama 2 (dua) tahu;
  15. Surat pernyataan bebas dari permasalahan hukum dan tidak terafiliasi pada ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila ditandatangani di atas materai Rp 10.000,- (contoh terlampir)
  16. Surat pernyataan bahwa pelamar tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah ditandatangani di atas materai Rp 10.000,- (contoh terlampir)
  17. Bagi pelamar putra/putri Papua dan Papua Barat ditambah dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akte Kelahiran dan/atau Surat Keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku yang menerangkan pelamar memiliki garis keturunan orang tua ali Papua/Papua Barat.

Itullah beberapa dokumen yang di ambil dari persyaratan CPNS Kemenag 2019. Dokumen tersebut bisa Anda cek kembali di halaman resmi kemenag. Semoga informasi yang diberikan dapat memberikan tambahan informasi sebelum pembukaan CPNS 2021.

Bagikan :
Back to top