Kapan Dana Bos 2021/2022 Cair dan Cara Perhitungan Kenaikannya

Kapan Dana Bos 2021 Cair dan Cara Perhitungan Kenaikannya ~ Tahun Baru 2021 akan segera tiba, lalu bagaimana dengan kabar Dana Bos Reguler 2021? Khususnya Tahap 1 yang tentu uangnya akan dibutuhkan dalam waktu dekat.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Kabar baiknya adalah akan ada perubahan dalam perhitungan dana Bos Reguler 2021 ini, namun perubahan ini hanya akan berlaku bagi sekolah-sekolah tertentu sesuai yang dipersyaratkan oleh Kemendikbud.

Dana Bos Tahap 1 tahun 2021 akan disalurkan di awal tahun dan jika saja tidak ada hambatan maka waktu penyalurannya tidak berbeda jauh dengan jadwal penyaluran Dana Bos tahap 1 tahun lalu.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Yang pastinya kita nantikan regulasi resminya dirilis oleh Kemendikbud, dan ada baiknya sekolah mempersiapkan administrasi yang diperlukan misalnya penyusunan RKAS 2021 dan juga penginputan melalui Aplikasi ARKAS 2021.

Lebih lanjut disini akan dibahas secara lengkap mengenai Kapan Dana Bos 2021 Cair dan Cara Perhitungan Kenaikannya.

Di tahun 2020 sekolah akan mendapatkan Dana Bos sesuai dengan jumlah peserta didik yang diambil pada saat CUT OFF tanggal 31 Agustus 2020 adalah Rp.900.000,- per siswa untuk Jenjang SD, dan 1 Juta untuk Jenjang SMP.

Nah di kebijakan terbaru 2021 perhitungan ini mengalami perubahan dengan menambahkan variabel perhitungan yang tidak hanya dari jumlah siswa di sekolah. Artinya Indeks Besaran Peserta Didik bukan satu-satunya patokan dalam menentukan jumlah Dana Bos 2021.

Berikut beberapa informasi mengenai Dana Bos 2021 dan apa saja perubahannya akan dirangkum disini setelah keluar kabar bahwa Menteri Nadiem akan mengubah cara perhitungan jumlah salur dana Bos ke sekolah-sekolah tahun 2021.

Perubahan ini intinya akan ada kenaikan jumlah Dana Bos yang akan diterima oleh sekolah-sekolah. Namun tidak semua sekolah ya, ada kriteria khusus dan nantinya akan ada edaran mengenai sekolah mana saja yang terkena reformasi Dana Bos 2021 ini.

Apa saja poin-poin penting perubahan tersebut dan Kapan Dana Bos 2021 Cair akan dibahas disini.

Reformasi Satuan Dana Bos 2021

Kebijakan yang akan diberlakukan terkait dengan Dana Bos 2021 ini merupakan perubahan yang positif, dan kabar baik tentunya. Ada perubahan bagi beberapa sekolah dalam jumlah Dana yang akan diterima sebagai dana operasional di tahun 2021. Lalu apa saja poin pentingnya?

Poin utama reformasi Dana Bos ini adalah cara perhitungannya, perubahan terbaru dihitung berdasarkan dengan kondisi dan kebutuhan daerah untuk Dana Bos Reguler sedangkan Dana Bos Afirmasi 2021 akan difokuskan untuk sekolah penggerak.

Hal ini terjadi dari evaluasi di lapangan di periode sebelumnya terutama daerah terluar dan tertinggal dengan jumlah siswa yang sedikit. Jika di regulasi sebelumnya jumlah yang diterima sebanyak jumlah siswa dan ini dinilai mengakibatkan banyak sekolah di daerah 3T yang dirugikan karena tentu saja tingkat kemahalan di daerah yang jauh beda dengan di perkotaan yang mudah dijangkau, oleh karena ini akan ada reformasi pada kebijakan Dana Bos Reguler tahun 2021.

Jadi apa yang direformasi?

Yakni cara pehitungannya. Jika yang selama ini dijadikan pedoman Dana Bos Reguler adalah Indeks Besaran Peserta Didik (IPD) maka di Dana Bos 2021 tidak hanya dari besaran jumlah siswa saja melainkan juga Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK).

Harapan dari kebijakan reformasi Dana Bos 2021 ini adalah agar siswa miskin bisa juga merasakan pendidikan yang berkualitas dengan peningkatan besaran yang diterima oleh sekolahnya di daerah-daerah terluar dan tertinggal.

Sekolah mana saja yang mengalami kenaikan Dana Bos 2021?

Dari data yang disampaikan oleh Kemendikbud sebanyak

1. SD ada 337 kab/kota,

2. SMP ada 381 kab/kota,

3. SMA ada 386 kab/kota,

4. SMK ada 387,

5. SLB ada 390 kab/kota.

Reformasi yang akan dilakukan oleh Kemendikbud untuk Dana Bos 2021 ini didukung oleh Wakil Ketua MPR yang menurut beliau dengan memperhatikan daerah-daerah terluar dan tertinggal maka akan memberi dorongan agar kesempatan belajar bagi warga negara semakin adil hingga ke pelosok negeri.

Diharapkan juga dengan kenaikan ini akan menutup tingkat kemahalan konstruksi di daerah sehinggga penyerapan Dana Bos 2021 menjadi lebih optimal.

Dan pada akhirnya sekolah-sekolah yang didaerah bisa merasakan kesempatan belajar yang sama dengan sekolah lainnya yang jumlah muridnya lebih banyak.

2 Variabel Perhitungan Dana Bos 2021

Bisa ditarik kesimpulan bahwa 2 variabel dalam reformasi Dana Bos 2021 adalah

1. Variabel pertama, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistika (BPS),

2. Variabel kedua adalah Indeks Besaran Peserta Didik (IPD) atau indeks jumlah peserta didik yang ada di sekolah tersebut.

Selanjutnya kapan jadwal penyaluran dana Bos 2021 baik itu Tahap 1, Tahap 2 dan Tahap 3 tahun 2021.

Kapan Dana Bos 2021 cair?

Kebutuhan Dana Operasional semakin mendesak saat telah memasuki tahun baru 2021 sebab dana yang cair sebelumnya yakni Dana Bos Tahap 3 Tahun 2020 harus sudah dihabiskan dan direalisasikan selambat-lambatnya 31 Desember 2020.

Karena kebutuhan ini tentu saja pihak sekolah bertanya-tanya tentang kapan waktu pencairan Dana Bos 2021 ini, belum lagi beberapa kebutuhan rutin bulanan harus segera ditutupi misalnya bayar listrik, internet dan lain-lain.

Oleh karena itu di akhir pembahasan ini akan dijawab tentang kapan waktu pencairan Dana Bos 2021, silahkan disimak dengan baik.

Sejak perubahan sistem penyaluran Dana Bos Reguler dari Pemerintah Pusat langsung ke sekolah-sekolah maka hampir bisa dipastikan proses penyalurnya tidak akan terlambat.

Bagaimana dengan jadwal pencairan dana Bos tahun 2021? Apakah masih sama dengan Dana Bos 2020? Kita masih tunggu regulasinya dan bagaimana perhitungan pencairannya.

Namun jika bercermin dari Dana Bos sebelumnya maka proses waktu pencairan diperkirakan sebagai berikut.

Rentang Waktu Jadwal Pencairan
Tahap 1 (Januari – Maret) ~ diperkirakan akan cair di Bulan Februari/Maret
Tahap 2 (April – Agustus) ~ diperkirakan akan cair di Bulan Mei/Mei
Tahap 3 (September – Desember) ~ diperkirakan akan cair di Bulan September/Oktober

Jadwal Resmi akan dirilis di Portal Bos dengan alamat https://bos.kemdikbud.go.id/, silahkan cek secara berkala agar tidak ketinggalan informasi mengenai kapan pencairan dana Bos reguler 2021.

Info Update Kebijakan Dana BOS 2021

Benarkah ada kenaikan di Dana BOS tahun 2021? Bagaimana kebijakan Dana BOS tahun ini? Lalu apa saja perubahannya jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Berikut kami ulas lebih mendalam mengenai pencairan dana BOS 2021 berdasarkan kebijakan yang terbaru.

Setidaknya ada 9 poin yang dijelaskan pada kebijakan Dana Bos yang baru tahun 2021 antara lain : 1. Tujuan BOS, 2. Syarat dan Kriteria Penerima BOS, 3. Penetapan Sekolah Penerima, 4. Satuan Biaya BOS, 5. Penggunaan Dana BOS, 6. Pelaporan, 7. Pengembalian Dana, 8. Sisa Dana, dan 9. Sanksi.

Secara ringkas tujuan Bos adalah untuk membiayai operasional sekolah berdasarkan ketentuan yang telah ditetapk juga untuk mensupport pemerataan layanan pendidikan serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Artinya tujuan Dana Bos 2021 masih sama dan tidak ada perubahan dengan Bos tahun lalu.

Lalu sekolah mana saja yang memenuhi syarat dan kriteria penerima Dana Bos 2021. Selain pembaruan data dapodik, sekolah punya NPSN yang terdata di dapodik juga sekolah yang berhak menerima dana bos adalah yang BUKAN satuan pendidikan kerjasama. Ini masih sama dengan aturan sebelumnya.

Perbedaan mengenai syarat penerima Dana Bos 2021 dengan 2020 adalah untuk sebelumnya sekolah harus memiliki izin operasional namun aturan yang terbaru cukup memiliki izin penyelenggaraan pendidikan maka sudah bisa memperoleh dana BOS 2021. Ditambah dengan aturan sebelumnya bahwa jumlah peserta didik paling sedikit 3 tahun terakhir, maka beda dengan kebijakan baru adalah 3 tahun terakhir saat cut off berjalan, dikecualikan untuk Sekolah Terintegrasi (SATAP), SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB, juga sekolah yang berada di Daerah khusus berdasarkan penetapan Kementerian serta sekolah yang berada dengan kondisi penduduksangat sedikit namun tidak dapat digabungkan sekolah lain karena alasan geografis.

Untuk penetapan Sekolah Penerima Dana Bos masih sama antara regulasi 2020 dan 2021.

Nah kabar yang menggembirakan adalah Besaran atau Satuan Biaya Bos yang akan diterima tahun 2021, jika sebelumnya ditetapkan berdasarkan jumlah peserta didik, misalnya SD di tahun 2020 akan menerima Dana Bos sebanyak Rp.900 ribu per siswa, tinggal dikali dengan jumlah siswa di sekolah tersebut.

Di tahun 2021 ini Dana Bos akan dibayarkan dengan jumlah yang telah ditetapkan oleh Menteri. Melalui keputusan bersama sudah ditetapkan bahwa Besaran Dana Bos yang akan disalurkan bersifat majemuk dengan cara perhitungannya berdasarkan 2 indikator yakni :

  1. Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK)
  2. Indeks Peserta Didik (IPD)

Jadi untuk Besaran Dana Bos tahun 2021 ditetapkan dengan rentang :

  1. Dana Bos SD antara Rp. 900.000 – Rp. 1.960.000 per siswa
  2. Dana Bos SMP antara Rp. 1.100.000 – Rp. 2.480.000 per siswa
  3. Dana Bos SMA antara Rp. 1.500.000 – Rp. 3.470.000 per siswa
  4. Dana Bos SMK antara Rp.1.600.000 – Rp. 3.720.000 per siswa
  5. Dana Bos SLB antara Rp. 3.500.000 – Rp. 7.940.000 per siswa

Berdasarkan penyampaian dari Mendikbud, bahwa berikut jumlah Kota/Kabupaten yang Dana Bos 2021 naik atau meningkat.

  1. Ada 377 Kota/Kabupaten yang Dana Bos-nya Naik, sedangkan 137 Kota/Kabupaten akan menerima jumlah Dana Bos tetap (jejang SD).
  2. Ada 381 Kota/Kabupaten yang Dana Bos-nya Naik, sedangkan 133 Kota/Kabupaten akan menerima jumlah Dana Bos tetap (jejang SMP).
  3. Ada 386 Kota/Kabupaten yang Dana Bos-nya Naik, sedangkan 128 Kota/Kabupaten akan menerima jumlah Dana Bos tetap (jejang SMA).
  4. Ada 387 Kota/Kabupaten yang Dana Bos-nya Naik, sedangkan 127 Kota/Kabupaten akan menerima jumlah Dana Bos tetap (jejang SMK).
  5. Ada 390 Kota/Kabupaten yang Dana Bos-nya Naik, sedangkan 124 Kota/Kabupaten akan menerima jumlah Dana Bos tetap (jejang SLB).

Dari data diatas maka bisa disimpulkan bahwa kenaikan besaran Dana Bos yang akan diterima oleh Sekolah mayoritas mengalami kenaikan Dana.

Mengenai Kota/Kabupaten mana saja yang naik Dana Bos Tahun 2021, cek gambar berikut.

  1. Dana Bos SD, SMP, dan SMA

2. Dana Bos SMK dan SLB 2021

Kemudian komponen apa saja yang bisa dibiayai Dana Bos 2021, masih sama dengan tahun 2020 yakni :

Terakhir mengenai Prinsip Penggunaan Dana Bos 2021 ada 3 poin antara lain :

  1. Mendukung “Merdeka Belajar” termasuk didalamnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Belajar Dari Rumah (BDR).
  2. Bersifat tidak kaku dan tidak mengikat, termasuk didalamnya tidak ditentukan jumlah dan mutu jenis barang serta tidak juga ditetapkan persentase penggunaannya.
  3. Pengelolaan berdasarkan MBS (Manajemen Berbasi Sekolah), termasuk didalamnya fleksibilitas untuk berinovasi dan kreatif secara mandiri dengan mengedepankan efisiensi, efektifiktas, akuntabilitas dan transparansi.

Nah demikianlah mengenai Kapan Dana Bos 2021 Cair dan Cara Perhitungan Kenaikannya, semoga bisa bermanfaat.

Bagikan :
Back to top