3 Jenis Formasi Khusus CPNS 2021/2022 disaat Pendaftaran Online SSCN BKN

Pemerintah Siapkan Formasi Khusus untuk Tes CPNS 2021/2022 – 3 Jenis Formasi Khusus CPNS 2021/2022 disaat Pendaftaran Online SSCN BKN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil untuk pemerintah Indonesia akan segera dihelat di tahun 2021 ini. Setelah sempat terhenti di periode tahun 2020 akibat pandemi, pemerintah berencana membuka kesempatan kerja untuk calon sumber daya manusia terbaik dalam berbagai formasi CPNS 2021.

Himbauan : Pengunjung yang terhormat, SSCNBKN.win bukan web resmi CASN, silahkan kunjungi SSCASN.BKN.GO.ID. Pendaftaran Seleksi CPNS maupun PPPK 2021 TIDAK dikenakan biaya (GRATIS). Apabila ada yang mengatasnamakan SSCNBKN.win menawarkan bantuan untuk kelulusan seleksi CPNS maupun PPPK dengan membayar sejumlah uang, maka itu bukanlah pihak kami dan sudah dipastikan itu Penipuan. SSCNBKN.win tidak pernah meminta uang seperpun kepada siapapun, melalui media apapun. Salam cerdas, terima kasih.

Di tahun-tahun sebelumnya, pemerintah membuka formasi khusus calon pegawai negeri sipil untuk memberi kesempatan khusus bagi putra dan putri bangsa Indonesia dengan capaian gemilang dalam pendidikan, membuka kesempatan kerja yang lebih luas dan bebas untuk penyandang disabilitas, serta membuka kesempatan kerja untuk putra putri dari daerah tertentu di Indonesia.

Formasi khusus CPNS tahun 2021 antara lain adalah untuk Putra atau Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian” atau Cumlaude, formasi khusus penyandang disabilitas, serta formasi khusus Diaspora. Adanya beberapa formasi khusus ini dapat memberikan apresiasi dan kesempatan bagi putra putri bangsa Indonesia.

Siapkan Berkas, Pendaftaran CPNS dan PPPK 30 Juni – 21 Juli Pukul 23.59 Serentak di SSCASN BKN 2021/2022 (Lihat Selengkapnya).

Pendaftaran CPNS Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021, Pendaftaran hanya satu portal di SSCASN.BKN.GO.ID

Namun bila ingin info terbaru seputar seleksi CPNS silahkan cek di https://www.sscnbkn.win/ sedangkan info pendaftaran PPPK buka SSP3K.

Cek juga Info Penting mengenai Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2021 berdasarkan rilis terbaru.

Tes CPNS tahun 2021 sendiri dikabarkan akan dihelat sekitar akhir Mei hingga pertengahan Juni. Sejak tahun lalu masyarakat sudah menyambut antusias kabar tersedianya kesempatan kerja menjadi abdi negara melalui program Pegawai Negeri Sipil.

Adapun informasi seputar formasi khusus ini adalah sebagai berikut.

Jenis Formasi Khusus CPNS: Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude)

Formasi yang pertama ini ditujukan untuk lulusan perguruan tinggi yang mendapatkan predikat kelulusan “Dengan Pujian”, atau untuk mereka yang berhasil menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi dengan prestasi dan nilai yang cemerlang.

Pemerintah membuka formasi khusus ini untuk mengapresiasi kinerja lulusan perguruan tinggi serta menyaring lulusan terbaik dari setiap universitas di Indonesia agar dapat bekerja dan ikut membangun Indonesia melalui program Pegawai Negeri Sipil.

Formasi ini dikhususkan untuk formasi jabatan dengan jenjang pendidikan minimal Strata 1 atau S1. Maka dari itu, tidak termasuk untuk lulusan Diploma IV yang hampir sama dengan program Strata 1. Namun jangan khawatir, lulusan Diploma IV masih memiliki kesempatan yang sama besarnya melalui tes CPNS jalur umum yang akan diselenggarakan dari Mei hingga Juni tahun 2021.

Untuk penempatan pos dan formasinya sendiri mengikuti kebutuhan dan arahan dari masing-masing instansi terkait sesuai dengan daftar rincian penetapan alokasi kebutuhan (formasi) dari Menteri. Dari sini kemudian dilakukan di SSCASN BKN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara, yang selanjutnya akan dicantumkan dalam pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil di masing-masing instansi terkait.

Di samping adanya persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh calon pegawai negeri sipil, terdapat syarat khusus dari masing-masing instansi yang juga harus dipenuhi oleh Pendaftaran CPNS. Syarat khusus ini disesuaikan dengan kebutuhan serta latar belakang dari instansi yang membutuhkan calon ASN dalam formasi jabatannya. Atau dengan kata lain, jabatan serta kualifikasi pendidikan pada formasi khusus akan disyaratkan untuk ditetapkan pula pada formasi umum dengan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama.

Calon pelamar dalam formasi khusus ini adalah lulusan dari Perguruan Tinggi atau Universitas dalam negeri dengan predikat kelulusan “Dengan Pujian” atau Cumlaude, serta berasal dari Perguruan Tinggi atau Universitas dengan akreditasi A / Unggul dan Program Studi dengan akreditasi A / Unggul di saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tercantum dalam lembar ijazah.

Sedangkan untuk calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi luar negeri dapat ikut mendaftar formasi khusus dengan kategori lulus “Dengan Pujian” atau Cumlaude setelah menyertakan penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang berisi pernyataan predikat kelulusannya setara dengan “Dengan Pujian” atau Cumlaude dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Jenis Formasi Khusus CPNS: Disabilitas

Penyandang disabilitas akhirnya memiliki kesempatan yang sama dengan calon pegawai negeri sipil berkondisi sehat melalui tes CPNS di tahun 2017. Hal ini untuk mempersempit gap atau kesenjangan yang tercipta di kalangan pekerja, serta memberi kesempatan yang lebih luas bagi para penyandang disabilitas bahwa mereka juga dapat diterima sebagai pekerja baik di wilayah pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

Pemilihan formasi jabatan serta unit penempatan kerja bagi calon pelamar formasi disabilitas nantinya akan ditentukan oleh masing-masing instansi, sesuai dengan kebutuhan organisasi atau pos-pos kerja, persayaratan jabatan, serta jenis dan derajat kedisabilitasannya.

Seperti pada formasi sebelumnya, setelah ditentukan masing-masing kebutuhan di tiap instansi terkait, selanjutnya akan dilakukan di SSACSN BKN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara. Setelah itu akan dicantumkan dalam pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil di masing-masing instansi.

Calon pelamar diwajibkan melampirkan surat keterangan dari dokter Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas, dimana dalam surat tersebut menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasan dari calon pelamar. Usia yang berlaku minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar, kecuali untuk jabatan yang diatur dalam Keppres Nomor 17/2019 berusia maksimal 40 tahun.

Jenis Formasi Khusus CPNS: Diaspora

Untuk formasi khusus CPNS terakhir yakni Diaspora, yakni diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki Paspor Republik Indonesia yang masih berlaku dan menetap di luar wilayah Republik Indonesia. Selain itu, calon pelamar bekerja sebagai tenaga professional di bidangnya yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat bekerja paling singkat selama dua tahun.

Formasi ini dikhususkan untuk jabatan Dosen, Perekayasa, Peneliti dan Analis Kebijakan. Untuk posisi Peneliti, Dosen dan Analis Kebijakan dapat dilamar oleh calon pelamar dengan persyaratan pendidikan paling rendah lulusan Strata 2 atau S2. Sedangkan untuk posisi Perekayasa dapat dilamar dengan persyaratan pendidikan paling rendah lulusan Strata 1 atau S1.

Untuk usia calon pelamar maksimal berusia 35 tahun saat melakukan pendaftaran. Sedangkan untuk jenis jabatan Dosen, Peneliti dan Perekayasa dapat berusia maksimal 40 tahun saat mendaftar dengan syarat kualifikasi pendidikan Strata 3 atau S3, kecuali bagi pelamar Analis Kebijakan.

Saat mendaftar untuk formasi khusus, diharapkan para calon pelamar tidak sedang menempuh past doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Syarat Umum CPNS Tahun 2021

Sebagai formasi khusus, adapun beberapa syarat umum yang harus diperhatikan oleh calon pelamar antara lain:

  • Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar, terkecuali untuk jabatan tertentu dengan maksimal usia mencapai 40 tahun.
  • Sehat secara jasmani dan rohani.
  • Bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah di Indonesia.
  • Memenuhi kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
  • Saat melamar tidak sedang menjadi anggota atau pengurus partai politik manapun.
  • Saat melamar tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, anggota Polri maupun prajurit TNI.
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasar pada putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
  • Tidak diberhentikan secara tidak hormat dalam formasi PNS, anggota Polri, prajurit TNI, maupun pegawai swasta
Bagikan :
Back to top