SSCN.Bkn.go.id : Formasi CPNS Per Kabupaten Atau Kota Lengkap Tahun 2018

Loker2018.com ~ SSCN.Bkn.go.id : Formasi CPNS Per Kabupaten Atau Kota Lengkap Tahun 2018 | Kemenpan telah melansir bahwa di tahun2018 ada bukaan CPNS sebanyak 238.015 formasi terdiri dari pusat dan daerah, nah bagaimana cara daftar dan perkembangan informasi lebih lanjut simak info selanjutnya disini.

Warta berita baik online maupun offline tentang rekrutmen cpns tahun ini cukup mengemuka dan sempat mencuri perhatian khalayak dunia maya. Terbukti kata kunci pencarian di Google tentang CPNS 2018 sempat naik tajam. Pada tahun 2017 pemerintah sempat membuka rekrutmen CPNS tapi hanya untuk beberapa pos kementerian. Gelombang pertama digunakan untuk mengisi pos di Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM).

Kemudian gelombang selanjutnya (kedua) untuk Kementerian dan Lembaga yang telah mengajukan permohonan kekurangan tenaga PNS selain KemenkumHAM di pusat maupun daerah. Tahun 2018, pemerintah akan kembali membuka perekrutan CPNS untuk pemerintah daerah. Lowongan yang dibukan pun lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Kabar baik terbaru, pendaftar CPNS yang gagal pada 2017 masih mengikuti rekrutmen di tahun ini.

Fokus perencanaan dan rekrutmen dalam CPNS 2018 diarahkan untuk meningkatkan daya saing bangsa, dengan prioritas pada bidang pelayanan dasar yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Proporsi terbesar formasi CPNS tahun ini adalah untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis yang saat ini masih kurang, antara lain tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, pada acara Rapat Koordinasi Penyampaian Rincian Penetapan Kebutuhan Formasi PNS dan Persiapan Pengadaan CPNS Tahun 2018 di Komplek Bidakara, Jakarta, Kamis (06/09).

Perekrutan CPNS di Daerah

Kabar gembira bagi para pencari kerja yang ingin mendarma baktikan skill nya pada Negara. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) Asman Abnur menyampaikan di Makassar, Jumat (9/11/2017) bahwa di tahun 2018 mendatang pihaknya kembali membuka seleksi penerimaan CPNS khusus untuk daerah atau kabupaten/kota. Tahap perekrutan CPNS daerah dimulai dari pengajuan usulan formasi CPNS dari kota/kabupaten.

Tahap ini sudah berjalan sejak 2017 ini. Formasi yang diminta didasarkan dari usulan pemerintah kabupaten /pemerintah kota dan pemprov,” katanya saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (9/11/2017), seperti dikutip Serambinews.com dari dari Tirbun Timur.

Tahapan seleksi penerimaan calon ASN/CPNS tahun 2018 akan dimulai dari tahapan penerimaan CPNS gelombang 2 tahun 2017 selesai dilaksanakan. Beliau mengatakan, pembukaan CPNS daerah dilakukan setelah lembaga vertikal atau pusat telah merampungkan pelaksanaan CPNS yang digelar baru-baru ini. Menurut informasi dari BKN, tahap penerimaan CPNS 2017 gelombang 2 diperkirakan selesai bulan ini. Namun menteri PanRB Asman belum memastikan apakah CPNS 2018 pada tahap ini (khusus daerah) digelar serentak atau terpisah.

Di era baru saat Menpan Syafruddin, penerimaan CPNS dijadwalkan mulai tanggal 19 September 2018, adapun tujuan perekrutan adalah untuk mengisi kekosongan pegawai di beberapa daerah.

Saat ini jumlah PNS sekitar 4,3 juta, dengan proporsi terbesar selain guru dan tenaga kesehatan adalah tenaga pelaksana/administratif sebesar 1,6 juta atau sekitar 38% dan tenaga teknis keahlian sebesar 372 ribu atau sekitar 8,6%. Komposisi PNS yang tidak seimbang tersebut akan menyulitkan dalam menghadapi tantangan ke depan.

Pengadaan CPNS Tahun 2018 ini direncanakan akan membuka 238.015 formasi. 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda).

Instansi Pemerintah Pusat terdiri dari : Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Sedangkan Instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Penetapan formasi khusus pengadaan CPNS Tahun 2018 terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS. Selanjutnya simak Cara mendaftar CPNS di SSCN BKN 2018.

Berkas yang disiapkan

Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Teknis pendaftarannya dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id). Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Ada tiga tahapan seleksi pelamar CPNS, yakni seleksi administrasi, SKD, dan SKB. Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, pelamar harus lolos seleksi administrasi. SKD merupakan salah satu tahapan setelah pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Berkas administrasi yang disiapkan tidak jauh berbeda dengan berkas-berkas pendaftaran calon pegawai negeri sipil di tahun 2017. Yaitu :
1. Fotokopi KTP,
2. Fotokopi ijazah terakhir (sarjana) dan transkrip nilai yang telah dilegalisir,
3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT (Optional).
4. Pas foto terbaru ukuran 4cm x 6cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah Khusus untuk formasi tamatan SLTA/sederajat dan D-III, berkas ini yang diperlukan:
• Materai Rp 6.000,
• Fotokopi KTP
• Fotokopi ijazah/STTB
• Fotokopi ijazah SD
• Fotokopi ijazah SLTP
• Fotokopi ijazah SLTA

Tahapan seleksi penerimaan CPNS 2018

Merujuk pada tahun lalu, yaitu tahun 2017, jumlah tahapan penerimaan cpns juga sama. Yaitu melalui dua tahap. cek Tahapan Seleksi CPNS 2018.

Penerimaan CPNS Tahap 1

Seperti diketahui, Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung masih membuka penerimaan CPNS. Jumlah yang direkrut pada tahun 2017 kemarin termasuk untuk mengakomodasi putra-putri lulusan terbaik (cumlaude), putra-putri Papua dan Papua Barat, serta dari jalur umum. Kuota CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) memiliki jabatan sebanyak-banyaknya pada penjaga lapas, dan analis keimigrasian. Untuk pekerjaan dibidang analisa imigrasi, dibutuhkan sarjana dari beberapa jurusan.

Antara lain Ekonomi, Akuntansi, Komunikasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Hukum, Sosial Politik, dan Bahasa Asing. Selain Kemenkumham, Mahkamah Agung juga membuka lowongan CPNS gelombang I untuk hakim dan hakim agung.

Penerimaan CPNS Tahap 2

Pada seleksi penerimaan CPNS tahap dua ini, para peserta yang jumlahnya ratusan hingga ribuan memperrebutkan formasi CPNS yang tersedia di 60 kementerian atau lembaga ditambah satu provinsi Kalimantan utara.

Masing masing daerah memiliki alokasi kebutuhan CPNS yang berbeda-beda. Contohnya, Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, hingga, sudah mengajukan penambahan sebanyak 1.200 orang CPNS. Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Mukomuko Jawoto, mengatakan instansinya telah menyampaikan jumlah kebutuhan CPNS daerah itu kepada Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Pemerintah daerah kabupaten Mukomuko tersebut hingga kini masih memerlukan tambahan sebanyak 1.200 tenaga CPNS berdasarkan hasil analisis jabatan. Berdasarkan analisa jabatan itu juga, pemerintah daerah setempat masih memerlukan banyak tenaga guru yang dialkokasikan di sekolah mulai dari tingkat dasar (SD) sehingga sekolah menengah pertama (SMP), kemudian tenaga kesehatan dan tata usaha, (PTT TU) katanya, pada hari kamis, 14 Desember 2017.

Selain itu, pemerintah daerah Mukomuko tersebut masih membutuhkan ribuan tenaga ASN/CPNS karena selama tiga tahun terakhir, atau sejak tahun 2014 tidak ada lagi penerimaan CPNS.
Alur penerimaan cpns untuk kabupaten kota adalah; pemerintah kabupaten kota mengajukan usulan kebutuhan CPNS daerah berdasarkan analisa jabatan dan jumlah pegawai masing-masing instansi yang pension. Lalu usulan itu disampaikan ke pemprov dan pemrov menunggu usulan dari kabupaten dan kota lain. Semua usulan ini di rekab untuk kemudian diajukan ke pemerintah pusat berupa angka kuantitas hasil rekapitulasi kebutuhan daerah tersebut berikut disajikan kebutuhan CPNS di jawa timur ;

Penerimaan CPNS Di Lingkungan Pemerintah Propinsi Jawa Timur

Saat ini sejumlah pos dan bidang kerja mengalami kekosongan dan mendesak untuk diisi tenaga terampil baru. Sekretaris daerah provinsi Jawa Timur Ahmad Sukardi mengatakan bahwa di era saat ini dituntut tenaga kerja yang bisa diandalkan dan pihaknya membutuhkan banyak tenaga di bidang teknologi informasi atau IT dan akuntansi keuangan. Beberapa tahun belakangan ini di daerah Jawa Timur memang tidak ada lowongan CPNS untuk lingkungan pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan Pemprov Jawa Timur masih terikat moratorium rekrutmen CPNS di lingkungan pemerintah ini.

Saat ini Sukardi mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat kepastian bahwa beberapa bulan kedepan Jawa Timur berhak membuka lowongan CPNS. Pihak Pemprov Jawa Timur menyampaikan bahwa kebutuhan PNS di lingkungan Pemerintah provinsi Jawa Timur membutuhkan sekitar 10 ribu lebih tenaga PNS. Total PNS yang ada di kantor pemerintah provinsi Jawa Timur saat ini berjumlah sekitar 19 ribu an orang. Jumlah tersebut membawahi 38 kabupaten kota, yang seharusnya jumlah ideal total harus ada 30 ribuan PNS.

Dan jumlah itupun belum termasuk guru PNS yang jumlahnya sekitar 35 ribu orang. Pada tahun 2018 ini, kebutuhan CPNS 2018 guru di wilayah Pemprov Jawa Timur sangat diperlukan. Sukardi mengatakan bahwa setiap tahun paling sedikit ada 60 PNS yang pensiun. Posisi tersebut harus terisi kembali dengan tenaga PNS yang lebih ahli dan terampil.

Selain dikarenakan tuntutan era yang semakin maju, memang karena juga dibutuhkan. Pemprov Jawa Timur sudah mengajukan formasi dan kebutuhan tenaga PNS untuk tahun 2018 ini. Tidak hanya tenaga IT dan akuntansi keuangan, tenaga medis dan tenaga dibidang lainnya juga akan dibuka formasinya di CPNS 2018. Kebutuhan ideal tenaga PNS baru dari semua bidang, Pemprov Jawa Timur membutuhkan sekitar 5 ribu orang. Namun Sukardi memprediksi bahwa tahun 2018 ini Jawa Timur akan mendapatkan kuota formasi hanya sekitar 300 orang dan itu akan bertambah formasinya di tahun berikutnya.

Pemprov Jawa Timur akan memastikan tahun ini (tahun 2018) akan mendapatkan pemenuhan kebutuhan PNS melalui perekrutan CPNS 2018.

Leave a Reply