Pengumuman Kelulusan Akhir Resmi Hasil SKD CPNS 22 Maret 2020

Buat peserta seleksi SKD CPNS 2019 yang telah mengikuti ujian tentu saja sudah tidak sabar menunggu kelulusan, berikut informasi mengenai Pengumuman Kelulusan Akhir Resmi Hasil SKD CPNS yang rencananya akan diumumkan mulai 22 Maret 2020 nanti.

Dalam pemberitahuan resmi BKN telah dijelaskan bahwa Badan kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan pengumuman hasil SKD pada 22-23 Maret 2020.

Yang mana info pengumuman ini ditunggu oleh banyak peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh Indonesia.

Setelah proses panjang mulai dari pendaftaran maka kini proses itu telah sampai proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), peserta yang lulus SKD akan melanjutkan ke SKB.

Pelaksanaan seleksi SKD sudah 2 bulan berlangsung yang dimulai pada akhir bulan Januari 2020 lalu dan saat ini awal Maret 2020.

Bagi yang bertanya kapan pengumuman resmi kelulusan CPNS itu dirilis? Badan kepegawaian Negara (BKN) telah memberi pernyataan resmi mengenai pengumuman kelulusan hasil SKD akan keluar pada 22-23 Maret 2020.

Jika proses pengumuman telah tuntas maka ada tahap lanjutan seleksi yaitu SKB CPNS, proses penerimaan SKB CPNS ini akan dilaksanakan akhir bulan Maret hingga April 2020 mendatang.

Pengumuman kelulusan dan pelaksanaan tes SKB rencananya akan dilaksanakan secara serentak.

Berikut pernyataan Direktur Pengadaan dan Kepangkatan BKN Ibtri Rejeki mengenai jumlah yang akan masuk SKB adalah 3x formasi setelah perankingan.

“Tentunya peserta yang lolos ke tahap SKB yaitu mereka yang nilainya termasuk 3x formasi setelah perankingan,” ujar Ibti dalam rilis resmi BKN.

SSCN.BKN.Go.Id

Berdasarkan info resmk BKN yang dimuat melalui sosial medianya, peserta yang lanjut ke tahap SKB adalah peserta yang mendapatkan nilai tertinggi dari tes SKD.

Perhitungan kuota peserta di tes SKB ini maksimal 3 kali dari kuota yang dibutuhkan instanti tersebut.

Ketentuan lainya adalah jika ada beberapa peserta yang memiliki nilai SKD yang sama, maka kelulusan SKD diambil dengan patokan nilai yang lebih tinggi berurutan mulai dari TKP, TIU dan TWK.

Dalam materi ujiannya SKB di instansi pusat bisa berupa tes potensi akademik, tes praktek kerja, tes bahasa asing, hingga wawancara.

Prosesnya lebih lanjut mengenai tes SKB akan diadakan oleh instansi terkait.

Jabatan bersifat sangat teknis/keahlian khusus seperti: Pranata komputer ataupun dalam bentuk praktik kerja.

Jumlah tes selama pelaksanaan SKB ini pun berbeda di tiap instansinya.

Sejumlah instansi hanya mensyaratkan SKB dilakukan hanya lewat Computer Assisted Test (CAT).

Sementara itu, banyak pula instansi yang mensyaratkan pelamar CPNS melakukan sejumlah tahapan seleksi dari psikotes hingga wawancara.

Materi tes SKB

Materi tes SKB untuk jabatan fungsional disusun oleh instansi Pembina jabatan fungsional selanjutnya diintegrasikan ke dalam bank soal CAT BKN.

Kemudian, matrei untuk jabatan pelaksana yang bersifat teknis dapat menggunakan soal SKB yang bersesuaian atau masih satu rumpun dengan jabatan fungsional terkait.

Seperti contohnya untuk jabatan yang bersifat teknis atau membutuhkan keahlian khusus, seperti pranata komputer.

SKB dapat pula dilakukan dalam bentuk praktik kerja.

Selain itu, Instansi Daerah yang menyelenggarakan SKB selain sistem CAT, wajib menetapkan pedoman atau panduan pelaksanaan tes.

Pelaksanaan dan materi tes SKB di instansi pusat selain dengan CAT, dapat pula berupa:

  • Tes potensial akademik
  • Tes praktik kerja
  • Tes bahasa asing
  • Tes fisik atau kesamaptaan
  • Psikotes
  • Tes kesehatan jiwa
  • Wawancara

Hal tersebut sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh jabatan, dengan paling sedikit 2 jenis atau bentuk tes.

Jika instansi menetapkan terdapat materi SKB yang menggugurkan, harus diinformasikan atau dicantumkan dalam pengumuman pendaftaran di masing-masing instansi.

Untuk daftar rangkaian tes SKB yang harus dijalani, pelamar CPNS bisa melihatnya pada dokumen pedoman resmi setiap instansi pemerintah yang membuka lowongan formasi.

Berikut Tips dan Trik agar Lolos Tes SKB CPNS 2019

  • Jangan datang terlambat, karena akan otomatis menggugurkan keikutsertaan. Datang 60 menit bahkan 90 menit sebelum tes dimulai.
  • Ikuti aturan, syarat dan ketentuan pelaksanaan SKB yang telah ditetapkan oleh instansi dan tim BKN.
  • Baca dengan teliti, dan ketahui posisi formasi yang Anda lamar.
  • Pelajari Permen PAN yang terkait dengan jabatan yang Anda lamar.
  • Lewati soal-soal yang dirasa sulit dan kerjakan soal-soal mudah terlebih dahulu.
  • Pastikan mengerjakan semua soal, karena soal benar mendapatkan poin 1, dan yang salah mendapat poin 0, sehingga kamu lebih baik mengisi jawaban daripada mengosongi jawaban.
Bagikan :