Ketua PB PGRI Desak Pencairan Sertifikasi Guru 2020 Segera

Ketua PB PGRI Desak Pencairan Sertifikasi Guru 2020 Segera – Kabar baik bagi guru yang telah sertifikasi karena PGRI mendesak pemerintah untuk segera melakukan pencairan sertifikasi guru 2020 tw 1, hal ini dilakukan 2 hari yang lalu.

Bagaimana informasi selengkapnya lalu apakah benar pemerintah akan segera menyalurkan pencairan sertifikasi guru itu dengan segera maka simak informasinya berikut.

Disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi beberapa waktu lalu di Jakarta, bahwa pencairan sertifikasi guru belum dilakukan oleh pemerintah hingga hari ini 19 April 2020.

Padahal untuk seharusnya Tunjangan Profesi Guru (TPG) sudah bisa disalurkan untuk triwulan pertama. Sesuai dengan regulasi bahwa pencairan sertifikasi guru seharusnya telah sampai ke guru sertifikasi PNS Daerah (PNSD).

Dalam penyampaian Ketua PB PGRI menyatakan bahwa penyaluran dana sertifikasi untuk waktu sekarang pencairannya itu merupakan tanggung jawab pemerintah dan pihaknya meminta pemerintah untuk segera menunaikan kewajibannya itu. Desakan ini bukan tanpa dasar, sebab hal itu telah diatur dalam Peraturan pencairan TPG yang untukTriwulan pertama pencairan sudah bisa sejak bulan Maret.

“Ini sudah memasuki bulan keempat April, tapi TPG belum dibayar. Sekarang kan biasanya Maret, sekarang sudah April pertengahan. Yang penting bukan jumlahnya, itu haknya guru, mereka sudah bekerja. Mereka orang-orang yang benar-benar membantu negara,” kata Unifah kepada di Jakarta, Kamis, 16 April 2020.

Ketua PB PGRI

Alasan mendesak lainnya tentang kondisi pandemi saat ini, TPG ini salah satu yang paling diharapkan oleh penerimanya, sehingga waktu pencairan sertifikasi guru 2020 sangat dibutuhkan agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Mereka punya keluarga, mereka punya anak-anak sekolah, punya kewajiban dan tanggungan,” ujarnya.

Perhatian juga tidak terbatas pada Guru Sertifikasi saja karena di pihak pemerintahan saat ini ada juga perhatian untuk guru nonPNS. Yaitu dengan menetapkan alokasi APBN dan APBD ditujukan untuk pembayaran gaji guru nonPNS baik itu guru tetap maupun guru tidak tetap serta tenaga kependidikan diseluruh Indonesia baik itu sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Pemerintah juga meminta agar ada realokasi dana anggaran pendidikan dalam suasana pandemi ini dianggarkan lebih banyak untuk penanganan covid-19 yang didalamnya termasuk kesejahteraan guru dengan prioritas utama adalah guru nonPNS. Sedangakn untuk pemerintah daerah dan pihak yayasan tetap diharapkan lebih memperhatikan pembayaran honor guru swasta.

“Meminta kepada pemerintah, agar realokasi anggaran dari Ujian Nasional (UN), anggaran perjalanan dinas dan rapat-rapat, dana untuk perbaikan pembangunan, dana kegiatan yang tidak langsung bersentuhan dengan kepentingan guru dan peserta didik dialihkan untuk memperhatikan guru,” terangnya.

Namun diakhir pernyataannya Ketua PB PGRI juga mengerti tentang kondisi pandemi saat ini bahwa dampak penyebaran covid-19 memang cukup serius dan berpengaruh terhadap sektor kehidupan.

“Semoga permohonan ini dipertimbangkan,” ujarnya.

Aturan mengenai jadwal pencairan sertifikasi guru 2020 telah diundangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/PMK.07/2019, dengan jadwalnya TW 1 adalah paling cepat Maret 2020, dengan waktu pencairan April – Mei 2020, lebih lanjut bisa cek Jadwal Pencairan Sertifikasi Guru 2020.

Nah bagaimana menurut bapak/ibu guru langkah yang dilakukan Ketua PB PGRI ini? Setuju atau tidak? Silahkan di share ya kepada teman-teman guru yang lain.

Bagikan :